MUSIM libur sekolah telah tiba. Di waktu yang cukup panjang saat anak-anak tak beraktivitas belajar tentu perlu yang positif bukan? Bermain atau berolahraga bisa jadi pilihan. Berlibur dengan jalan-jalan juga kerap jadi pilihan jamak orang. Tapi bagaimana bila mengajak anak-anak untuk pergi memancing?
Tak ada salahnya untuk mencoba. Apalagi saat ini banyak kolam pancing ramah anak yang bermunculan. Memancing bisa jadi alternatif liburan yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak di tengah gempuran gawai (gadget) menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua modern.
Sebuah tren baru mulai menjamur di berbagai daerah yakni wisata kolam pancing ramah anak. Kolam pancing masa kini bertransformasi menjadi ruang publik yang bersih, hijau, dan ramah untuk seluruh anggota keluarga.
Perubahan konsep ini terlihat dari fasilitas yang disediakan. Pengelola kolam pancing ramah anak sengaja mendesain area sekitar kolam dengan pagar pengaman yang estetik, menyediakan joran kecil yang ringan untuk ukuran tangan anak-anak, hingga menyiapkan kolam khusus dengan intensitas "strike" yang tinggi agar anak-anak tidak cepat bosan.
Tak sedikit pula orangtua yang mengajak memancing di tepi laut ataupun sungai. Tapi tentu ini menjadi pilihan karena ada sebagian yang tak ingin berisiko. Sehingga memancing di kolam adalah sebuah alternatif yang paling aman.
Kapten Bromo Fishing Ainul Mashudi mengatakan, memancing di kolam bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Bahkan tiap kolam Bromo Fishing menggelar event, tak sedikit keluarga yang ikut serta. Mulai membawa istri hingga anak-anak.
“Tak sedikit anak-anak yang ikut memancing saat angler berlomba. Tak hanya memberi support dari tepi kolam. Mereka juga ada yang ikut menarik pancing saat strike,” beber Abah Ting, panggilan akrab Ainul Mashudi.
Mengenalkan anak dengan memancing juga ada banyak cara. Sebagian besar anak-anak selalu senang dengan kolam, termasuk kolam pancing. Pasti anak-anak akan penasaran, bagaimana caranya mempersiapkan joran, memasang kail hingga menarik senar saat strike.
“Tak dapat dipungkiri, memang strike yang ditunggu. Bukan hanya saat kail kita sendiri. Saat umpan milik teman atau lawan digondol, ini akan menimbulkan motivasi untuk ikut berkompetisi atau berlomba,” beber Abah Ting.
Lalu bagaimana jika umpan tak kunjung dimakan? Kata Abah Ting, ini jelas akan membosankan. Tapi disinilah kesabaran dilatih sehingga anak tak mudah menyerah. “Tinggal bagaimana kita memotivasi bahwa tidak semua umpan akan digondol. Anak-anak akan terpacu dan mulai dari awal lagi. Seperti menyiapkan kail dan umpannya lalu melempar senar untuk mencari ikan,” beber Abah Ting.
Jika sudah senang dengan memancing, maka jangan heran bila suatu saat anak akan mengajak kembali ke kolam. Bahkan menunggu sebuah event di kolam. Jika beruntung, bisa-bisa justru dapat hadiah.
Memilih kolam pancing untuk anak-anak juga beragam. Tapi satu hal yang perlu dipertimbangkan yakni kenyamanan. “Misalnya, memilih kolam pancing yang fasilitasnya lengkap, seperti ada peneduh, toilet hingga lapak untuk jajanan. Sehingga anak-anak tak akan bosan saat memancing,” beber Abah Ting.
Memancing di musim liburan juga bisa jadi hiburan. “Paling tidak anak-anak tetap bisa beraktivitas di luar. Sejenak melupakan bermain gadget yang sudah pasti membuat orangtua waswas tiap kali liburan. Dan yang pasti memancing, budgetnya tak semahal seperti kita berjalan-jalan di tempat wisata,” beber Abah Ting.
Manfaat memancing Bagi Anak di antaranya:
· Melatih Kesabaran dan Fokus
Menunggu pelampung bergerak melatih anak untuk berkonsentrasi dan menghargai proses.
· Melatih Motorik Halus
Memasang umpan, memegang joran, dan menggulung senar (reel) melatih koordinasi tangan dan mata.
· Kedekatan (Bonding) Keluarga
Menjadi momen berharga bagi orang tua untuk memandu, menyemangati, dan merayakan keberhasilan anak saat berhasil mendapat ikan.
(gus/fun)
Editor : Abdul Wahid