Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BMKG Ingatkan Bahaya Bediding, Ini yang Perlu Dilakukan

F
Penulis: Fuad Alyzen❯
DINGIN: Kawasan Bromo yang dikenal dingin. Meski masuk kemarau, cuaca cenderung dingin seiring dengan adanya fenomena bediding. (Dokumen Radar Bromo)
DINGIN: Kawasan Bromo yang dikenal dingin. Meski masuk kemarau, cuaca cenderung dingin seiring dengan adanya fenomena bediding. (Dokumen Radar Bromo)

Advertisement

PASURUAN, Radar Bromo - Fenomena suhu udara dingin atau bediding masih menyelimuti wilayah Pasuruan.

Berdasarkan data BMKG Jawa Timur, kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, mencatat suhu minimum 14,8 derajat Celsius.

Angka tersebut menjadikan Tretes sebagai wilayah terdingin ketiga di Jawa Timur, setelah Bromo, Kabupaten Probolinggo, dan Kota Batu.

Advertisement

Prakirawan Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo, Rendy Irawadi, mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi tersebut.

Sebab, bediding merupakan fenomena yang lazim terjadi selama musim kemarau.

"Pada musim kemarau, tutupan awan cenderung sedikit, sehingga panas dari permukaan bumi lebih cepat terlepas ke atmosfer saat malam hari. Akibatnya, suhu udara pada dini hari hingga pagi, menjadi lebih rendah atau yang dikenal masyarakat sebagai fenomena bediding," ujarnya.

Advertisement

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan.

Suhu udara yang lebih dingin, berpotensi menurunkan daya tahan tubuh, terutama bagi balita, lansia, dan masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Karena itu, masyarakat disarankan mengenakan pakaian hangat saat beraktivitas pada malam hingga pagi hari.

Seperti jaket, sweater, penutup kepala, maupun masker bagi pengendara sepeda motor.

Advertisement
Editor : Jawanto Arifin

Artikel Terkait

Kemenhut-BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Pakai Es Kering untuk Uran Semburan Asap Karhutla

Kemenhut-BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Pakai Es Kering untuk Uran Semburan Asap Karhutla

Kemenhut, BMKG, dan TNI gelar Operasi Modifikasi Cuaca pakai es kering urai pekatnya asap karhutla di Sumsel. Kualitas udara membaik.

 Suhu Udara Tembus 33,4 Derajat Celsius, Warga Pasuruan dan Probolinggo Diimbau Waspada

Suhu Udara Tembus 33,4 Derajat Celsius, Warga Pasuruan dan Probolinggo Diimbau Waspada

Suhu di atas 30 derajat Celsius terbukti secara medis mampu mempercepat proses penguapan cairan, di dalam tubuh manusia.

Terus Monitoring Sesar Pasuruan yang Pernah Dirilis Pusat Study Gempa Nasional

Terus Monitoring Sesar Pasuruan yang Pernah Dirilis Pusat Study Gempa Nasional

Sesar Pasuruan ini bukan sesar baru, tetapi sudah di identifikasi dan dirilis oleh PUSGEN sejak 2017 lalu. Sesar Pasuruan ini bukan berada d

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer