Cegah Risiko Komplikasi, Puskesmas Sumberpitu Intensifkan Program Ini bagi Penderita Penyakit Kronis

Jawanto Arifin • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:39 WIB
KONSULTASI: Sejumlah warga saat mengikuti konsultasi seputar kesehatan yang diberikan oleh petugas medis Puskesmas Sumberpitu. (Puskesmas Sumberpitu for Radar Bromo)
KONSULTASI: Sejumlah warga saat mengikuti konsultasi seputar kesehatan yang diberikan oleh petugas medis Puskesmas Sumberpitu. (Puskesmas Sumberpitu for Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Puskesmas Sumberpitu terus berkomitmen meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi para penderita penyakit tidak menular (PTM) yang bersifat menahun.

Salah satu langkah konkret yang digencarkan, adalah mengintensifkan pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Program integratif ini menyasar langsung masyarakat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang terdiagnosa mengidap penyakit kronis.

Dengan prioritas utama, pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi) dan diabetes melitus (kencing manis).

Melalui skema intervensi ini, kondisi kesehatan dan perkembangan klinis para pasien, dapat dipantau secara ketat dan berkesinambungan oleh tim medis.

Kepala UOBF Puskesmas Sumberpitu, Ariatim Andika Suparman S.Kep.Ns., memaparkan esensi utama dari gerakan Prolanis, adalah menumbuhkan kemandirian dan kesadaran promotif-preventif, bagi para penyintas penyakit kronis dalam mengendalikan laju penyakit yang mereka derita.

"Melalui program Prolanis ini, kami ingin memastikan para peserta semakin memahami pentingnya melakukan kontrol medis secara rutin dan mematuhi anjuran pengobatan. Faktor kepatuhan peserta dalam mengonsumsi obat, serta dukungan penuh dari lingkungan keluarga, merupakan fondasi terpenting dalam keberhasilan pengelolaan penyakit kronis ini," ujarnya.

Dalam setiap pelaksanaannya, para peserta mendapatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan yang komprehensif dari tim Prolanis.

Mulai dari pemeriksaan berkala pada tekanan darah, pemantauan status kesehatan umum, hingga pemberian edukasi interaktif, mengenai pentingnya implementasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL).

Guna menjaga kebugaran fisik pasien, agenda Prolanis juga diisi dengan kegiatan olah tubuh berupa senam sehat bersama yang dipandu instruktur.

Pasca senam, para peserta diberikan ruang khusus, untuk berkonsultasi secara privat mengenai keluhan kesehatan mereka, langsung dengan dokter fungsional puskesmas serta tim teknis jaminan kesehatan.

Melalui keberlanjutan program Prolanis ini, pihak manajemen Puskesmas Sumberpitu berharap, angka fatalitas akibat penyakit tidak menular di wilayah kerjanya dapat ditekan seminimal mungkin.

"Tujuan akhir kami adalah menjaga kondisi fisik para pasien tetap stabil, mencegah risiko komplikasi organ dalam yang membahayakan. Sehingga masyarakat yang menderita sakit menahun pun, bisa tetap hidup produktif, aktif, dan bahagia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," bebernya. (one)

Editor : Jawanto Arifin
penyakit kronis medis prolanis layanan puskesmas