Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Manfaatkan Liburan Isra Mikraj-Imlek, Ribuan Warga Berlibur ke Bromo

Inneke Agustin • Rabu, 29 Januari 2025 | 10:05 WIB
LIBURAN: Sejumlah kendaraan masuk ke kawasan Gunung Bromo melalui Pintu Masuk Cemoro Lawang, Kabupaten Probolinggo, Senin (27/1).
LIBURAN: Sejumlah kendaraan masuk ke kawasan Gunung Bromo melalui Pintu Masuk Cemoro Lawang, Kabupaten Probolinggo, Senin (27/1).

SUKAPURA, Radar Bromo- Momen libur Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2025, dimanfaatkan sejumlah warga untuk berwisata ke Gunung Bromo. Terpantau, kunjungan ke destinasi wisata internasional ini pun membeludak.

Meningkatnya jumlah pengunjung terjadi sejak Sabtu-Senin (25-27/1). Antrean panjang sempat terjadi di Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo, Senin (27/1) pagi.

“Lumayan lama antreannya. Banyak wisatawan. Jadi, baru menjelang Subuh kami mendekati pintu masuk Cemoro Lawang,” ujar salah seorang pengemudi jip Bromo, Umam. Senin (27/1), ia mengantre tiket sejak pukul 02.00.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, lonjakan pengunjung terjadi terpengaruh momen liburan. Faktor cuaca juga mendukung.

“Cuacanya kebetulan sedang bagus,” katanya.

Dalam momentum ini, Rudi mengaku menambah kuota tiket untuk memberi kesempatan kepada wisatawan menikmati liburan. Selama masa liburan ada tambahan 2.000 tiket per hari.

“Penambahan kami mulai pukul 06.00. Agar tidak menimbulkan kemacetan saat pengunjung ingin menikmati sunrise di areal Penanjakan. Sebab, area tersebut kapasitasnya juga terbatas,” terangnya.

Berdasarkan data BB TNBTS, Sabtu (25/1) lalu, tercatat ada 3.529 pengunjung. Minggu (26/1), jumlahnya meningkat. Ada 6.109 pengunjung. Namun, keesokan harinya, Senin (27/1), menurun. Ada 5.511 pengunjung. Dibanding hari-hari biasa, jumlahnya meningkat. Pada hari-hari sebelumnya rata-rata hanya berkisar antara 1.000 hingga 2.000 pengunjung.

Antrean panjang tak hanya terjadi di Pintu Masuk Cemoro Lawang. Namun, juga di Pintu Masuk Jemplang. Menurut Rudi, antrean terjadi karena melonjaknya jumlah wisatawan. Juga karena beberapa wisatawan belum melakukan booking online.

“Kami berharap, baik wisatawan maupun agen travel bisa melakukan booking online dulu atau menunggu adanya tambahan kuota,” kata Rudi.

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas, Satlantas Polres Probolinggo menerjunkan sejumlah personelnya. Mereka diturunkan sejak Rabu (22/1). Mengantisipasi kemacetan lalu lintas.

“Terutama mendekati waktu Subuh, sebab orang banyak yang hendak melihat sunrise. Itu lumayan padat di area pintu masuk karena harus mengecek tiket. Tapi tidak sampai macet, masih ramai lancar dan kondusif,” ujar Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP A Effan Sulaiman.

Kepadatan antrean di Pintu Masuk Cemoro Lawang, perlahan menurun pada Senin (27/1), pukul 12.00. Karena sudah mulai persiapan penutupan dalam rangka Megeng Wulan Kapitu.

“Jadi, pukul 15.00 kawasan TNBTS akan ditutup karena ada ritual tersebut,” ujar Kanit Kamsel Satlantas Polres Probolinggo Aiptu Ery Kusuma. (gus/rud)

Editor : Ronald Fernando
#gunung #kunjungan #wisatawan #bromo #imlek #liburan