Jalan Menuju Laut di Desa Penunggul Nguling Pasuruan Kini Sudah Semakin Terang

MASYARAKAT Desa Penunggul, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan bisa hidup nyaman di tempat tinggalnya. Pemerintah Desa memenuhi fasilitas dan menghidupkan kegiatan yang mendukung untuk masa depan rakyatnya.
Tilik saja di tahun 2025, ada enam titik penerangan jalan umum (PJU) terpasang di sepanjang jalan RT 1/RW 2, Dusun Pesisir.
Penerangan tersebut dikhususkan untuk masyarakat yang bekerja sebagai nelayan. Saat melaut malam hari, nelayan bisa aman untuk menuju ke bibir pantai.
Menariknya lagi, PJU ini tanpa tenaga listrik. Pemdes menggunakan panel surya. Empat titik terpasang di RT 2/RW 2, Dusun Pesisir memang untuk menyalakan sejumlah PJU tersebut.
“Jadi kalau listrik padam, penerangan menuju ke laut tetap menyala menggunakan energi dari panel surya. Tidak ikut padam,” ujar PJ Kepala Desa Penunggul E.S Irwandi.
Awalnya, bertahun-tahun sebelum pemasangan PJU, para nelayan selalu harus melalui jalan gelap saat mau berangkat melaut. Karena mayoritas nelayan berangkat melaut pada malam hari.
Setelah itu terinspirasi perencanaan untuk memasang PJU di sepanjang menuju ke laut di Dusun Pesisir.
Kini nelayan maupun masyarakat Penunggul bisa menuju laut dengan tenang. Tidak perlu menyalakan senter lagi.
Dana pemasangan semua PJU dan panel surya, menghabiskan anggaran yang tak banyak, Hanya sekitar Rp 76 juta dari dana desa. “Semoga bisa dinikmati para nelayan di desanya. Dan bisa bekerja melaut,” ujarnya.
Kepedulian Pemdes juga mengarah ke kehidupan UMKM di Desa Penunggul. Menurutnya Irwandi, di tengah kondisi ekonomi yang kini serba melonjak, masyarakat harus tetap bertahan. Apalagi menjadi UMKM di desanya begitu sulit.



