Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sebelas Desa di Kab Probolinggo Kebanjiran, 2 Desa Longsor

Jawanto Arifin • Minggu, 12 Februari 2023 | 18:02 WIB
LONGSOR: TRC BPBD Kabupaten Probolinggo membersihkan rumpun bambu longsor dan mengganggu aliran sungai di Desa Pohsangit Ngisor, Kecamatan Wonomerto. (BPBD Kabupaten Probolinggo For Jawa Pos Radar Bromo)
LONGSOR: TRC BPBD Kabupaten Probolinggo membersihkan rumpun bambu longsor dan mengganggu aliran sungai di Desa Pohsangit Ngisor, Kecamatan Wonomerto. (BPBD Kabupaten Probolinggo For Jawa Pos Radar Bromo)
PROBOLINGGO, Radar Bromo - Sebanyak 11 desa di empat kecamatan wilayah Kabupaten Probolinggo terendam banjir setelah hujan deras yang terjadi Jumat (10/2). Selain itu, longsor terjadi di dua desa.

Tenaga Teknis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Probolinggo Silvia Verdiana menjelaskan, banjir dan longsor terjadi akibat hujan deras turun merata di seluruh wilayah kabupaten.

Durasi hujan yang lama membuat debit air meninggi. Ditambah kurang berfungsinya drainase lingkungan, sehingga mengakibatkan banjir di beberapa wilayah dataran rendah.

“Kemudian di dataran tinggi ada beberapa desa yang terjadi bencana longsor akibat tanah tidak mampu menahan air. Sementara lingkungan tidak memiliki pepohonan yang mampu memperkuat material tanah,” tuturnya.

Pada Jumat (10/2), terjadi banjir di empat kecamatan dengan 11 desa terdampak. Antara lain di Kecamatan Tongas, meliputi, Desa Tambakrejo 195 KK; Desa Tanjungrejo 21 KK; Desa Bayeman 600 KK; dan jalan tergenang di Desa Tongas Wetan. Banjir juga terjadi di halaman RSUD Tongas di Desa Curahdringu.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Sumberasih. Sebanyak 250 KK di Desa Pesisir terdampak banjir. Banjir juga menggenangi jalan Desa Lemah Kembar.

Selanjutnya, banjir di Kecamatan Leces terjadi di Desa Sumberkedawung. Di sini, 380 KK terdampak banjir. Lalu di Desa Leces 5 KK; Desa Tigasan Wetan 10 KK.



Kemudian, di Desa/Kecamatan Dringu TPT sungai 5 meter rusak. selain itu ada tanggul jebol di Desa Tambakrejo dan Tanjungrejo di Kecamatan Tongas. Juga di Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih.

Sementara tanah longsor terjadi di Kecamatan Lumbang, yakni di Desa Lumbang dan Branggah. Akibatnya, dua rumah rusak ringan.

Bencana hidrometeorologi ini juga membuat barongan atau pohon bambu longsor dan tumbang dekat sungai Desa Pohsangit Ngisor, Kecamatan Wonomerto. Agar tidak menggangu aliran sungai, petugas BPBD pun mengevakuasi barongan bambu ini.

Silvia menuturkan, semua bencana telah diasesmen. Namun, karena keterbatasan anggota, proses asesmen dilakukan secara bergantian. Dilakukan sesuai dengan wilayah yang memiliki dampak terparah.

“Untuk penanganan, tentunya kami berkoordinasi dengan pihak terkait. Banjir yang menggenang saat ini sudah berangsur-angsur surut. Tim masih memantau kondisi di lapangan,” jelasnya. (ar/hn) Editor : Jawanto Arifin
#banjir probolinggo #pemkab probolinggo #bencana kabupaten probolinggo