Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puluhan Pendekar Perguruan Silat di Probolinggo Datangi Rumah Pengurus Kormi

A
Penulis: Agus Faiz Musleh❯
DISKUSI: Sejumlah perguruan silat saat mendatangi rumah Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Probolinggo, Ahmad Ansori (pegang mic), Kamis (14/5) malam. (Foto; Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)
DISKUSI: Sejumlah perguruan silat saat mendatangi rumah Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Probolinggo, Ahmad Ansori (pegang mic), Kamis (14/5) malam. (Foto; Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)

Advertisement

 

KRAKSAAN, Radar Bromo - Puluhan perguruan silat di Kabupaten Probolinggo mendatangi rumah Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Probolinggo, Ahmad Ansori, di Krejengan, Kamis (14/5) malam.  

Kedatangan para pendekar dan pengurus perguruan itu bukan tanpa alasan. Mereka meminta adanya fasilitasi kegiatan dan agenda resmi bagi para pesilat yang selama hampir empat tahun terakhir dinilai vakum tanpa event besar.

Advertisement

Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi titik awal kebangkitan dunia pencak silat di Kabupaten Probolinggo.

Para perwakilan perguruan berharap KORMI mampu menjadi jembatan untuk menghadirkan ruang kompetisi, silaturahmi, sekaligus pelestarian budaya pencak silat di tengah masyarakat.

Ketua KORMI Ahmad Ansori, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik aspirasi dari para perguruan silat. Menurutnya, sudah terlalu lama para pesilat tidak memiliki wadah kegiatan berskala besar di Kabupaten Probolinggo.

Advertisement

“Sudah hampir empat tahun ini tidak ada agenda besar untuk para pesilat di Kabupaten Probolinggo. Karena itu, melalui KORMI kami akan mengagendakan event besar sebagai wadah bagi seluruh perguruan silat,” ujarnya.

Ansori menjelaskan, event tersebut rencananya digelar pada 21 hingga 25 Juli mendatang di Kraksaan selama lima hari penuh. Kegiatan itu akan dikemas meriah dengan berbagai agenda yang melibatkan pesilat dari berbagai perguruan.

“Event nanti bukan hanya pertandingan biasa. Akan ada fight profesional, seni pencak tradisional, dan puncaknya adalah pencak dor profesional. Kami ingin menghidupkan kembali gairah pencak silat di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga bagian dari budaya dan identitas masyarakat yang harus terus dijaga.

Advertisement
Editor : Abdul Wahid

Artikel Terkait

Tapak Suci Juara Umum I-SH Terate Juara Umum II di Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup XI

Tapak Suci Juara Umum I-SH Terate Juara Umum II di Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup XI

Tapak Suci Putra Muhammadiyah tampil sebagai juara umum. Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) menempati posisi kedua, sedangkan Pergur

Panaskan Atlet Silat untuk Persiapan Porprov, IPSI Juga Siapkan Agenda Besar Kejurkab

Panaskan Atlet Silat untuk Persiapan Porprov, IPSI Juga Siapkan Agenda Besar Kejurkab

Wakil Ketua I IPSI Kabupaten Probolinggo, Achmad Febrianto menjelaskan, pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari p

Pastikan Risiko Karhutla Menurun, TNBTS Izinkan Kegiatan Shooting-Event

Pastikan Risiko Karhutla Menurun, TNBTS Izinkan Kegiatan Shooting-Event

Wisatawan yang hendak shooting atau menggelar event di kawasan wisata Gunung Bromo, kini bisa bernapas lega. Balai Besar Taman Nasional Brom

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer