Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Prediksi Final Liga 4 Piala Presiden, Pasuruan United v Pesik, Laskar Santri Mbeling Bertekad Jadi Juara!

Rizal Syatori • Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:00 WIB
MENGULANG 8 BESAR: Kapten Pasuruan United Ricko Hardiansyah diapit pemain Pesik Kuningan di laga 8 besar lalu. Sore ini kedua tim bakal bertemu di babak final Liga 4 Piala Presiden. (Foto: Pasuruan United for Jawa Pos Radar Bromo)
MENGULANG 8 BESAR: Kapten Pasuruan United Ricko Hardiansyah diapit pemain Pesik Kuningan di laga 8 besar lalu. Sore ini kedua tim bakal bertemu di babak final Liga 4 Piala Presiden. (Foto: Pasuruan United for Jawa Pos Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo-Naik kasta dan promosi ke Liga Nusantara di musim kompetisi baru sudah direngkuh Pasuruan United. Klub berjuluk Laskar Santri Mbeling ini juga punya kesempatan mengukir sejarah lebih dalam sore nanti.

Apalagi jika berhasil menjadi juara Liga 4 Piala Presiden dengan mengalahkan Pesik Kuningan.

Inilah misi puncak tim besutan Bio Paulin. Ricko Hardiansyah CS ingin memenangi duel yang akan berlangsung di Stadion Mandala Krida, Jogjakarta (kick off pukul 14.00).

Arek-arek Laskar Santri Mbelingin punya keinginan kuat untuk membawa pulang piala ke Pasuruan!

Di atas kertas, tim Pasuruan United memang lebih unggul. Selama zona nasional, Pasuruan United hanya mengalami kekalahan satu kali.

Sementara Pesik Kuningan sudah pernah 3 kali kalah, yakni di babak 64 besar (1 kali), di babak 32 besar (1 kali),  dan di babak 8 besar saat ditekuk Pasuruan United. Meski begitu, statistik ini perlu dikesampingkan pemain karena laga final tentu akan berbeda.

Sang pelatih hanya meminta agar anak-anak Pasuruan United bertanding dengan fokus tinggi. “Jangan sekalipun membuat kesalahan. Lawan tentu turun dengan pemain intinya meski kami juga sama. Tetapi mereka punya kecepatan dan serangan cepat terutama saat serangan balik. Ini yang harus kami antisipasi,” beber Bio Paulin.

Walau sudah pernah mengalahkan Pesik Kuningan 2-0 saat babak 8 besar, Bio Paulin berujar, di laga final nanti tentu dinamikanya berbeda. Apapun timnya bila berlaga di babak final, tentu ada semangat dan motivasi yang tinggi. Sehingga skuadra Pasuruan United tak boleh meremehkan lawan sekecil apapun.

Namun dia senang dengan kondisi pemainnya. Kata Bio Paulin, para pemainnya memang diliputi rasa lelah karena hanya punya waktu recovery sebentar. “Makanya setelah laga semifinal, kami hanya latihan ringan seperti pergi ke gym hingga game fun,” beber pria yang menjadi legenda Persipura itu.

Dia juga berpesan kepada anak asuhnya agar tak begadang di malam hari. Terlebih saat ini sedang ada pesta piala dunia, yang jelas akan menyita waktu di dini hari untuk menonton sepakbola.

SANG TAKTIKAN: Pelatih Pasuruan United Bio Paulin. Foto: (Pasuruan United for Jawa Pos Radar Bromo)
SANG TAKTIKAN: Pelatih Pasuruan United Bio Paulin. Foto: (Pasuruan United for Jawa Pos Radar Bromo)

 

Lalu bagaimana dengan venue Stadion Mandala Krida? Soal itu, Bio Paulin justru senang. Karena selama ini, mereka sudah menetap sejak zona nasional di Jawa Tengah. Bahkan setelah semifinal, skuadra Pasuruan United dan jajaran ofisial serta manajemen, tak pulang ke Pasuruan.

“Berlaga di Jogjakarta juga baik buat kami. Karena kami tak perlu menempuh jarak dan waktu yang lama, sehingga tenaga tak terforsir,” kata eks pemain Timnas Indonesia itu.

Hal serupa juga diungkapkan sang kapten, Ricko Hardiansyah. Dia bersyukur timnya bakal tampil dengan pemain inti. “Taka da yang cedera maupun akumulasi karena ada pemutihan. Tapi tentu perlu diingat, lawan pun juga sama,” beber Ricko.

Pemain yang berposisi sebagai striker dengan nomor punggung 9 itu juga menyebut, Pesik Kuningan memang pernah mereka kalahkan di babak 8 besar. Saat itu dua gol dicetak Ardiansyah dan Noel Kristian.

“Tetapi sekali lagi ini final dan semangat serta motivasi akan berbeda. Apapun akan dilakukan oleh para pemain lawan. Kami akan bermain sesuai instruksi pelatih. Kami pun sangat ingin memenangi laga dan menjadi juara,” beber Ricko.

Wajar saja Ricko Hardiansyah mengatakan itu. Dia berkaca saat Pasuruan United berlaga di babak 16 besar melawan Persipani Paniai.

Di babak 16 besar, Pasuruan United berhasil mengalahkan Persipani Paniai dengan skor 2-0. Saat di babak 8 besar, keduanya bertemu lagi.

Namun justru di babak 8 besar, Pasuruan United dikalahkan 0-1. Dan ini menjadi kekalahan perdana bagi Pasuruan United selama mengarungi zona nasional.

Di sisi lain, manajer Pasuruan United Fitroh Mucharom menyebut, laga final diperkirakan berjalan seru. Kedua tim sudah sama-sama mengetahui pola permainan. “Namun tentunya di laga final ini, tetap harus diantisipasi permainan tim lawan," kata manajer tim Pasuruan United Fitroh Mucharrom.

Khusus di laga final ini, dari Pasuruan United ia katakan ada beberapa perubahan taktikal. Secara fisik serta stamina, skuad Laskar Santri Mbeling lebih unggul.

"Untuk line up masih tetap seperti sebelumnya, tidak banyak perubahan. Kondisi fisik pemain saat ini ini cukup bagus, recovery tiap hari dengan latihan rutin di pagi hari," terangnya. (zal/fun)

Editor : Abdul Wahid
#piala presiden #Pesik Kuningan #Pasuruan United #Laskar Santri Mbeling #liga 4