BLITAR, Radar Bromo - Tim sepak bola Kabupaten Pasuruan membuka asa untuk lolos fase Pra Porprov Jatim. Itu, setelah kemenangan tipis atas Kota Batu, 1-0 di laga perdana (13/8).
Meski begitu, ujian yang harus dihadapi masih panjang. Karena ada dua laga lagi yang harus dihadapi. Wajib menang di dua laga sisa. Untuk mengamankan satu tiket lolos fase selanjutnya.
Pelatih Tim Sepak Bola Porprov Jatim Kabupaten Pasuruan Subangkit mengaku bersyukur timnya bisa menang di laga perdana. Meski diwarnai insiden kartu merah. Kemenangan tipis 1-0 diraih dari titik penalti.
Untuk mengamankan peluang agar bisa lolos ke fase berikutnya. Terlebih untuk bisa lolos, bukanlah perkara mudah. Karena hanya satu tiket yang diperebutkan untuk bisa masuk ajang Porprov Jatim. Untuk runner up terbaik, hanya diambil 2, dari 3 grup yang berisikan 4 tim.
“Sebab itulah, kami harus bisa meraih kemenangan dalam setiap pertandingan,” terang Coach Bangkit, sapaannya.
Menghadapi tim Kabupaten Nganjuk hari ini (15/8), coach Bangkit menegaskan, anak asuhnya harus memanfaatkan tiap peluang untuk dikonversi jadi gol. Sebab, di laga terakhir akan berhadapan dengan tuan rumah Kota Blitar.
“Apalagi dalam laga melawan Nganjuk, tim Blitar berhasil unggul 6-0. Jadi, melawan tim Nganjuk, kami harus bisa raih tiga angka,” sambung mantan pelatih legend Persekabpas tersebut.
Untuk menghadapi tim Nganjuk, pemain-pemain andalan kembali akan diturunkan. Minus Husen, sayap kiri yang terkena sanksi satu kali pertandingan, imbas kartu merah yang dikenainya pada laga melawan Batu.
“Ada Iput pada penjaga gawang, serta Arif, Figo, Renal, Tegar, Mido, Dai Marsel, Dias, Putra, dan Iqbal yang akan kami pasang. Kami akan menyiapkan formasi menyerang, 4-3-3 untuk melawan Nganjuk. Mudah-mudahan, target kemenangan bisa didapatkan,” harapnya. (one/mie)
Editor : Jawanto Arifin