BANGIL, Radar Bromo - Persekabpas menunjukkan taji jelang bergulirnya Liga 3 Nusantara 2025. Tim berjuluk Laskar Sakera ini bahkan kian solid dan terus menunjukkan hasil positif. Tercatat, tim besutan Masdra Nurriza ini beberapa kali menang dalam uji coba.
Seperti laga uji coba di Lapangan Bulukandang, Kamis sore (20/11), Laskar Sakera membungkam AC Majapahit. Klub asal Mojokerto yang musim ini berkompetisi di Liga 4 tersebut dikalahkan dengan skor telak 16-0.
Namun bagi tim pelatih, skor besar bukan inti pembahasan. Fokus utama tetap mengarah ke persiapan kick-off Liga 3 Grup D.
Persekabpas dijadwalkan melakoni laga perdana menghadapi Gresik United, 1 Desember mendatang, di Lapangan Thor Surabaya.
Gresik United tentu bukan tim sembarangan. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini di musim lalu bermain di Liga 2, namun terdegradasi ke Liga 3.
Pertandingan itu menjadi gerbang pertama perjalanan panjang tim kebanggaan Kabupaten Pasuruan untuk mengarungi persaingan ketat Liga 3 Nusantara. Dengan kemenangan perdana, maka mental pemain akan terangkat.
Lokasi laga di Surabaya, setidaknya juga menguntungkan Persekabpas. Jarak tempuh yang hanya satu jam dari Pasuruan, tentu membuat pemain bisa terhindar dari kelelahan. Begitu juga dengan budget, manajemen sedikit bernapas lega.
Budget tentu juga jauh lebih irit jika dibandingkan dengan musim lalu. Di musim lalu, selama babak penyisihan, Persekabpas dan jajaran pemain dan pelatih serta ofisial, harus stay selama sebulan di Pulau Dewata.
Nah, dengan kekuatan Persekabpas dari hasil latihan dan uji coba, Laskar Sakera begitu optimistis.
Pelatih Persekabpas Masdra Nurriza menegaskan, uji coba kontra AC Majapahit hanya bagian kecil dari skema persiapan. Ia tidak ingin pemain larut dalam euforia skor besar.
“Hasil uji coba bukan ukuran. Yang kami lihat adalah perkembangan organisasi permainan, respons transisi, dan kesiapan mental pemain menjelang pertandingan resmi,” tegasnya.
Menurut Masdra, intensitas latihan dalam dua pekan terakhir diarahkan agar performa tim mencapai puncaknya tepat pada 1 Desember.
“Fokus kami tetap pada pertandingan perdana lawan Gresik United. Laga itu yang menentukan ritme awal kami di grup. Anak-anak harus siap sejak menit pertama kompetisi dimulai,” ujarnya.
Masdra juga menekankan pentingnya konsentrasi dan konsistensi. “Uji coba memang penting, tapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana kami mengaplikasikan materi latihan di pertandingan resmi. Tidak boleh ada ruang lengah. Liga 3 sangat ketat dan setiap detail bisa menentukan,” tambahnya.
Dengan uji coba terakhir, Persekabpas setidaknya mendapat suntikan kepercayaan diri sebelum bertolak ke Surabaya. Namun tim pelatih menegaskan mereka masih memiliki beberapa pembenahan, termasuk koordinasi lini belakang, variasi serangan, dan eksekusi bola mati.
“Targetnya jelas mematangkan skuat agar siap tempur di laga pembuka,” jelasnya.
Patut diketahui kompetisi Liga 3 diikuti 24 tim yang dibagi 4 grup. Terdiri 6 tim, dua tim dan runner up melaju ke babak berikutnya. Sementara peringkat 3 serta 4 bertahan. Sebaliknya, peringkat 5 dan 6 terdegradasi.
Jadwal Persekabpas di Liga 3
- Senin (1/12): vs Gresik United (kick off pukul 15.00)
- Jumat (5/12): vs Perseden Denpasar (kick off pukul 15.00)
- Selasa (9/12): vs Persebatas Lembata (kick off pukul 15.00)
- Sabtu (13/12): vs Waanal Brohers (kick off pukul 15.00)
- Rabu (17/12): vs Persiba Bantul (kick off pukul 15.00)
- Sabtu (20/12): vs Gresik United (kick off pukul 19.00)
- Selasa (23/12): vs Perseden Denpasar (kick off pukul 15.00)
- Sabtu (27/12): vs Persebata Lembata (kick off pukul 15.00)
- Selasa (30/12): vs Waanal Brothers (kick off pukul 15.00)
- Minggu (04/01): vs Persiba Bantul (kick off pukul 15.00)
- Kamis (08/01): vs Gresik United (kick off pukul 15.00)
- Senin (12/01): vs Perseden Denpasar (kick off pukul 19.00)
- Sabtu (17/01): vs Persebata Lembata (kick off pukul 19.00)
- Rabu (21/01): vs Waanal Brothers (kick off pukul 15.00)
Keterangan: Semua Laga Digelar di Lapangan Thor dan Pasiran Surabaya
(tom/fun)
Editor : Abdul Wahid