KANIGARAN, Radar Bromo- Puluhan pohon perindangan di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Probolinggo, ditebang. Langkah ini terpaksa dilakukan lantaran pohon-pohon tersebut terdampak langsung proyek revitalisasi trotoar sepanjang 200 meter yang dijadwalkan digarap tahun ini.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo Agus Dwiwantoro mengatakan, penebangan pohon ini bagian dari persiapan pelaksanaan revitalisasi. Selain karena faktor proyek, kondisi vegetasi juga sudah tidak ideal.
“Ada 21 pohon yang harus ditebang. Jalurnya mulai dari Pertigaan Loji sampai depan SMPN 9. Ini sesuai rencana revitalisasi trotoar Jalan Cokroaminoto,” ujarnya, Selasa (15/9).
Dwi mengatakan, usia pohon yang sudah tua juga menjadi pertimbangan utama berkaitan keselamatan. Terlebih, struktur akar puluhan pohon itu sudah merambat dan merusak trotoar eksisting. Pihaknya khawatir pohon akan tumbang dan membahayakan keselamatan pekerja maupun warga jika dipaksakan bertahan saat proses pembongkaran trotoar dimulai.
Meski dilakukan penebangan massal, DLH memastikan kawasan tersebut tidak akan dibiarkan gundul. Pohon-pohon yang ditebang akan diganti dengan tanaman baru yang lebih aman bagi struktur pedestrian.
“Jika memang dalam rencana kerja proyek revitalisasi trotoar tidak menyertakan item penanaman pohon, DLH yang akan menyusun rencana penanaman pohon pengganti secara mandiri,” katanya.
Proses sterilisasi jalur hijau ini sudah berlangsung sejak pekan lalu. DLH menargetkan pemotongan 21 pohon ini rampung hari ini.
Dewan Warning Tidak Molor
Tender Proyek Revitalisasi Trotoar Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Probolinggo ditargetkan mulai dikerjakan pekan ini. CV Probolinggo Cemerlang sebagai pemenang tender sudah menandatangani kontrak pengerjaan akhir pekan kemarin.
Proyek dengan pagu anggaran Rp 4.850.000.000 ini harus rampung dalam waktu 90 hari kalender. “Tender Revitalisasi Trotoar Jalan Cokro, sudah selesai. Proses tanda tangan kontraknya di Dinas PUPR,” ujar Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kota Probolinggo Ari Puspita, Selasa (15/9).
Kepala Dinas Pekerjaaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Gofur Effendy mengatakan, Revitalisasi Jalan Cokro direncanakan mulai pekerjaan pekan ini. Pekerjaan akan dimulai dari sisi utara atau Pertigaan Jalan Pahlawan (Loji). “Kami targetkan sebelum akhir tahun sudah harus selesai,” katanya.
Dalam proyek ini, drainase dan trotoar akan dibongkar total. Mengingat, salurannya sudah tidak dapat menampung air ketika musim hujan. Karena itu, akan diperlebar dan diperdalam. Akan dipasang box culvert dengan lebar 2 meter dan tinggi 2 meter. Di atasnya akan dibeton dan dibangun trotoar. “Tahun depan akan dilanjutkan ke sisi selatan,” ujarnya.
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Muchlas Kurniawan mengatakan, pelaksana harus segera mulai menggarap proyek ini sesuai perencanaan. Dengan harapan bisa selesai tepat waktu.
“Kami Dinas PUPR-PKP memastikan pekerjaan sesuai perencanaan. Supaya tidak terlambat,” ujarnya. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga