PROSES seleksi Duta Wisata Kang dan Yuk Kota Probolinggo Tahun 2026, terus berjalan dengan penuh semangat. Sabtu-Minggu (2-3/5), puluhan peserta mengikuti rangkaian tahapan seleksi yang digelar di Puri Manggala Bakti, Kantor Pemkot Probolinggo.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaring generasi muda yang tidak hanya berpenampilan menarik. Tetapi juga memiliki wawasan luas, kepribadian unggul, serta kemampuan komunikasi yang baik untuk mempromosikan potensi pariwisata daerah ke depan.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo Yuli Budiastuti mengatakan, ada 44 peserta mengikuti tahapan seleksi. Terdiri atas 13 peserta laki-laki dan 31 peserta perempuan.
“Pada hari pertama, para peserta mengikuti tes tulis dan uji bakat. Untuk tes tulis, mereka diberikan waktu 45 menit untuk mengerjakan 60 soal pilihan ganda yang mencakup pengetahuan pariwisata Kota Probolinggo, pengetahuan umum, serta kemampuan bahasa Inggris,” jelasnya.
Usai tes tulis, peserta melanjutkan ke tahap unjuk bakat. Masing-masing peserta diberi waktu lima menit untuk menampilkan potensi terbaiknya di hadapan tiga dewan juri yang berasal dari kalangan profesional. Meliputi budayawan atau seniman, praktisi seni musik dan public speaking, serta bidang olahraga.
Beragam bakat ditampilkan peserta. Mulai dari tari tradisional, story telling, pertunjukan musik, hingga keterampilan di bidang olahraga. Hal ini menunjukkan kekayaan potensi generasi muda Kota Probolinggo yang siap menjadi duta promosi daerah.
Minggu (3/5), para peserta mengikuti tahap wawancara yang dinilai enam juri. Setiap peserta mendapatkan waktu sekitar lima hingga sepuluh menit untuk menjawab berbagai pertanyaan.
Penilaian dalam tahap wawancara meliputi penguasaan materi kepariwisataan dan potensi daerah, kemampuan komunikasi, pola pikir kritis, relevansi jawaban, serta sikap dan etika dalam berkomunikasi. Selain itu, aspek kepribadian, kepercayaan diri, penampilan (grooming), hingga karisma dan daya tarik personal juga menjadi perhatian penting dalam proses seleksi.
“Melalui tahapan ini, kami ingin melihat kesiapan peserta secara menyeluruh, baik dari sisi pengetahuan, sikap, maupun kemampuan mereka dalam merepresentasikan wisata Kota Probolinggo,” tambah Yuli.
Salah satu peserta, Izzah Rofiatul Nabila, 22, asal Kecamatan Kanigaran, mengaku telah mempersiapkan diri dengan matang untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Pada tahap unjuk bakat, ia menampilkan kemampuannya di bidang influencer, dengan mengangkat tema pemberdayaan perempuan (empowering women).
“Saya memilih menampilkan bakat ini karena juga berkaitan dengan aktivitas saya sehari-hari. Saya ingin menunjukkan bagaimana perempuan bisa berkembang dan berdaya,” ujarnya.
Melalui seleksi yang komprehensif ini, diharapkan akan terpilih Duta Wisata Kang dan Yuk Kota Probolinggo 2026 yang mampu menjadi representasi generasi muda yang berintegritas, inspiratif, serta berperan aktif dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah ke tingkat yang lebih luas. (gus/adv)
Editor : Fahreza Nuraga