KEDOPOK, Radar Bromo- Kawanan maling sapi kembali beraksi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Sabtu (18/4) malam, mereka menggondol seekor sapi milik warga Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Saiful Akbar, 45.
Syukur pencurian sapi sekitar pukul 23.30, itu segera diketahui korban. Ia bersama warga dan perangkat kelurahan berusaha mengejar para pelaku. Ada juga yang melapor ke kepolisian.
Lurah Jrebeng Kulon Ulfa Purnamaratih mengatakan, sebelumnya warga bersama Babinsa telah berupaya melakukan penyisiran dan pengejaran.
“Karena memang ada surat edaran dari Wali Kota terkait peningkatan keamanan, jadi kami juga ada pos kamling atau ronda malam saat itu. Jadi warga bersama orang yang ronda itu mengejar para pelaku,” terangnya.
Di tengah-tengah itu, hadir juga pihak kepolisian dari Polres Probolinggo Kota yang kebetulan melakukan patroli, sehingga turut membantu mengejar para pelaku. Warga bersama aparat melakukan pengejaran hingga kurang lebih dua kilometer dari lokasi kejadian ke titik ditemukannya sapi.
“Itu ketemunya sekitar pukul 02.00,” katanya.
Terpisah, Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, pelaku diduga berjumlah dua orang. Salah satunya mengenakan jaket hitam, sepatu boot, dan celana jin. Pelaku lainnya mengenakan jaket hijau, celana pendek putih, serta membawa senjata tajam.
“Setelah menerima laporan, petugas gabungan bersama warga langsung bergerak melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Pencarian dilakukan dengan mengikuti jejak yang ditinggalkan sapi dan pelaku,” ujarnya.
Dari hasil penelusuran, diketahui pelaku sempat menggiring sapi korban ke arah selatan menuju area persawahan. Namun di tengah perjalanan, sapi sempat terlepas dan kabur ke perkampungan sebelum akhirnya berhasil ditangkap kembali oleh pelaku.
Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga ke sejumlah titik. Termasuk area persawahan di sisi utara Universitas Ahmad Dahlan Probolinggo dan berlanjut ke kawasan barat makam Cina di Kecamatan Wonoasih.
“Sekitar pukul 01.45, petugas akhirnya menemukan sapi itu dalam kondisi terikat ke batang pisang di dekat makam Cina,” jelasnya.
Kepolisian pun segera mengevakuasi dan mengembalikannya kepada korban. Meski demikian, kedua pelaku berhasil melarikan diri dan sampai Minggu (19/4) sore, belum tertangkap.
“Pelaku masih dalam penyelidikan. Kami terus melakukan pengembangan untuk mengungkap identitas serta keberadaan mereka,” kata Zainullah.
Ia menegaskan, keberhasilan menggagalkan aksi pencurian ini merupakan hasil dari respons cepat aparat kepolisian serta dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, terutama pada jam-jam rawan,” katanya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga