PROBOLINGGO, Radar Bromo –Maraknya aksi begal membuat Pemkot Probolinggo turun berupaya mencegah aksi itu.
Pemangkasan pohon serta perbaikan lampu PJU di Jalan Mastrip dilakukan, Rabu (15/4), guna memastikan kondisi jalan lebih terang dan aman bagi pengguna jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Boedi Harjanto mengatakan, pemangkasan pohon juga dilakukan karena cuaca ekstrem belum reda.
Dua OPD lain bekerjasama dengan BPBD, yaitu Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Pemangkasangan pohon difokuskan pada tiga pohon di ruas Jalan Mastrip.
Tepatnya dari depan Makam Tionghoa hingga kawasan Pasar Wonoasih.
“Ada tiga pohon yang kami pangkas karena sudah terlalu rimbun dan menutupi lampu penerangan jalan,” ujar Boedi, Rabu (15/4).
Selain mengganggu pencahayaan menurutnya, kondisi pohon yang rimbun juga berisiko tumbang saat terjadi angin kencang.
Pemangkasan dilakukan selama sekitar dua jam hingga menjelang waktu duhur.
“Selain itu, pohon juga menutupi lampu penerangan jalan umum dan mengganggu jaringan. Pemangkasan ini penting agar cahaya lampu kembali maksimal. Mengingat saat ini juga marak aksi begal,” tambahnya.
Plt Kepala Dishub Kota Probolinggo, Pudi Adji Tjahjo Wahono menyebut, pihaknya turut mendukung kegiatan tersebut.
Armada sky walker diturunkan untuk membantu pemangkasan di titik pohon yang tinggi.
Proses pemotongan ranting juga dibantu petugas BPBD menggunakan gergaji mesin agar lebih cepat diangkut.
“Di bawah juga dibantu BPBD untuk memotong hasil keprasan dengan chainsaw agar lebih mudah diangkut,” katanya.
Selain pemangkasan pohon, petugas juga mengecek sekitar 10 titik PJU di sepanjang Jalan Mastrip.
Dari hasil pemeriksaan, empat titik di antaranya mengalami gangguan.
“Trouble-nya beragam, ada lampu yang hilang dan ada juga jaringan yang putus. Kami targetkan hari ini (15/4) PJU di ruas jalan tersebut sudah kembali normal dan menyala,” jelas Pudi.
Ia menambahkan, pengecekan dan perbaikan PJU akan terus dilakukan di sejumlah ruas jalan lain yang dinilai rawan begal.
Termasuk Gladak Serang dan jalur menuju Lumajang, untuk memastikan penerangan jalan tetap optimal demi keamanan masyarakat. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi