Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bahas Mekanisme Seleksi Proposal Penilaian Inovasi EJIES, Panitia Gelar Rakor

Inneke Agustin • Senin, 16 Maret 2026 | 19:51 WIB
RAPAT: Jawa Pos Radar Bromo menggelar rakor bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan, Senin (16/3). (Inneke Agustin/Radar Bromo)
RAPAT: Jawa Pos Radar Bromo menggelar rakor bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan, Senin (16/3). (Inneke Agustin/Radar Bromo)

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Persiapan pelaksanaan East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 mulai dimatangkan.

Senin (16/3), rapat koordinasi (rakor) di kantor Jawa Pos Radar Bromo, dilangsungkan.

Rakor tersebut untuk membahas mekanisme seleksi proposal inovasi pendidikan yang masuk.

Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan, Arini Hidayati menjelaskan, rakor tersebut bertujuan menyamakan persepsi terkait proses penilaian proposal yang telah dikirimkan oleh peserta dari SMA, SMK, maupun SLB.

“Dalam rakor ini, kami membahas proses seleksi proposal yang masuk. Nantinya kami akan menyeleksi dan menentukan 10 besar yang akan melaju ke tahap berikutnya,” ujarnya.

Arini menyebutkan, dari proses seleksi tersebut akan dipilih masing-masing 10 peserta terbaik dari wilayah Probolinggo dan 10 peserta dari wilayah Pasuruan.

Para peserta yang lolos nantinya, akan kembali mengikuti tahap penilaian lanjutan terhadap karya inovasi yang mereka ajukan.

“Ke depan kami juga akan melakukan penilaian lebih lanjut terhadap karya inovasi masing-masing peserta. Saat ini, total ada 107 peserta dari Pasuruan dan Probolinggo. Nanti akan kami ambil 10 dari masing-masing daerah,” tambahnya.

Diketahui, EJIES 2026 merupakan ajang inovasi pendidikan yang menjadi wadah bagi SMA, SMK, dan SLB untuk menampilkan berbagai terobosan pembelajaran.

Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Jatim Cerdas: Pendidikan Berdampak, Mewujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing.”

Arini berharap inovasi yang lahir dari ajang tersebut tidak berhenti sebatas kompetisi saja, tetapi dapat diterapkan secara nyata di lingkungan pendidikan.

“Semoga ide-ide yang muncul, tidak hanya berhenti pada lomba, tetapi bisa diimplementasikan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tuturnya,

Direktur Utama Jawa Pos Radar Bromo, H.A. Suyuti menjelaskan bahwa kegiatan kerja bareng dengan Jawa Pos Radar Bromo dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tersebut, bertujuan mendorong lahirnya inovasi pendidikan yang kreatif, adaptif, dan berdampak nyata.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengakselerasi solusi pendidikan berbasis teknologi dan kompetensi abad ke-21 untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul sesuai visi Jatim Cerdas: Pendidikan Berdampak,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, EJIES juga diharapkan menjadi ruang berbagi praktik baik di dunia pendidikan.

Serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, Dinas Pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam kompetisi ini, terdapat enam topik inovasi yang dapat diikuti peserta. Meliputi Transformasi Digital dan Teknologi Pendidikan; Inovasi Pembelajaran dan Kurikulum Abad ke-21; Penguatan Karakter, Literasi, dan profil Pelajar Pancasila; Inklusi, Kesejahteraan, dan Layanan Peserta Didik; Kewirausahaan, Vokasi, dan Kemandirian Peserta Didik; serta Tata Kelola, Budaya Sekolah, dan Ekosistem Pendidikan.

Adapun masa penilaian preliminary atau seleksi proposal berlangsung hingga 25 Maret 2026.

Selanjutnya pada 30 Maret 2026 akan diumumkan 10 besar peserta terbaik dari masing-masing wilayah. (gus/one)

Editor : Jawanto Arifin
#cabang dinas pendidikan #lomba #rakor