Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Program Cek Kesehatan Gratis yang Dicanangkan Presiden Prabowo Sepi Peminat di Kota Probolinggo, Dinkes Sasar ASN

Arif Mashudi • Rabu, 4 Februari 2026 | 19:10 WIB
DIPERIKSA: Sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Probolinggo menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (2/2).
DIPERIKSA: Sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Probolinggo menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (2/2).

KEDOPOK, Radar Bromo - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto di Kota Probolinggo, masih minim peminat.

Pada 2025, hanya 35 persen dari jumlah penduduk yang datang untuk mendapatkan layanan tersebut.

Dinas Kesehatan P2KB Kota Probolinggo pun menjadikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Probolinggo sebagai target.

Upaya itu dilakukan untuk deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) serta meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan kerja.

Senin (2/2), seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK menjalani CKG di GOR Mastrip.

Berbagai layanan kesehatan diberikan gratis. Di antaranya, pemeriksaan tinggi dan berat badan, tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, tes spirometri untuk mendiagnosis berbagai penyakit pada sistem pernapasan.

Petugas juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, pentingnya olahraga rutin, serta menjaga pola makan seimbang untuk mencegah penyakit tidak menular yang kerap muncul di usia produktif.

“Sebenarnya CKG ini tidak hanya diperuntukan ASN, tapi juga untuk semua masyarakat. Karena sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden RI yang sudah berlangsung pada 2025,” ujar Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinkes P2KB Kota Probolinggo dr. Dara Kharisma.

“Secara analisis juga ditemukan semakin berkembangnya penyakit metabolik dan dari hasil analisis tahun kemarin, penyakit kronis menjadi urutan pertama. Karena itu, yang kami sisir terlebih dulu ASN," imbuhnya

Dara mengatakan, realisasi program CKG pada 2025 masih rendah. Saat itu hanya 35 persen dari jumlah penduduk Kota Probolinggo yang memanfaatkannya.

Tahun ini ada kenaikan target menjadi 46 persen.

Dinkes P2KB Kota Probolinggo juga berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanannya.

Tujuannya, guna menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

“Masyarakat juga dapat melakukan CKG di puskesmas domisili. Jangan tunggu sakit, baru datang. Kami harap ada kewaspadaan terhadap indikator kesehatan tubuh kita sendiri sebelum sakit,” ujarnya. (mas/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#prabowo #Kota Probolinggo #asn #presiden #dinkes #cek kesehatan gratis