KANIGARAN, Radar Bromo- Setelah terlambat setengah bulan, proyek preservasi Jalan Soekarno Hatta (Soetta) dan Jalan Panglima Sudirman (Pangsud) Kota Probolinggo belum juga rampung.
Sejauh ini, proyek senilai Rp 38,8 miliar ini masih menyisakan pekerjaan pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).
Dari 86 PJU yang harus dipasang sampai Rabu (14/1), baru sekitar 67 PJU yang terpasang. Artinya, masih ada 19 PJU yang masih harus dipasang.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, pengaspalan jalan sudah rampung. Sepanjang Jalan Soetta-Pangsud, telah di-hotmix dengan ketebalan 4 sentimeter.
Begitu juga dengan perbaikan trotoar di sepanjang Jalan Soetta dan Jalan Pangsud, juga sudah rampung. Pohon bungur di sisi utara dan selatan Jalan Soetta dan Pangsud, juga sudah tertanam.
PPK 1.1 Provinsi Jatim (Probolinggo-Paiton-Situbondo) pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Jatim Wahyu Wibowo mengatakan, preservasi Jalan Soetta-Pangsud menyisakan pekerjaan sedikit.
Berupa pemasangan PJU. Namun semua material PJU sudah lengkap dan berada di lokasi. Tinggal pemasangan.
“Ada 86 PJU yang harus dipasang dan sekitar 67 PJU sudah terpasang. Pemasangan dikerjakan pada malam hari, karena tiang PJU saat didirikan harus bebas dari kendaraan,” katanya, Rabu (14/1).
Wibowo menerangkan, untuk pekerjaan preservasi tidak hanya pengaspalan jalan dan perbaikan trotoar. Tetapi juga ada penanaman 159 pohon bungur sebagai pengganti pohon yang ditebang.
Kemudian, ada pemasangan rambu-rambu di sepanjang Jalan Soetta dan Pangsud. Tercatat ada 66 rambu-rambu dan semuanya sudah terpasang.
“Pekerjaan seharusnya selesai pada 31 Desember 2025. Karena terlambat, tetap ada sanksi denda bagi pelaksana. Nanti akan dihitung terlambat berapa hari dan nilai dendanya,” jelasnya. (mas/rud)
Editor : Moch Vikry Romadhoni