SETELAH revitalisasi selesai sejak akhir Desember 2025, tiga ruang ekonomi masyarakat di Kota Probolinggo kini berubah menjadi lebih modern. Bukan sekadar menampilkan wajah baru Kota Probolinggo yang semakin cantik, namun lebih tertib, bersih, dan nyaman tanpa harus kehilangan jati dirinya.
Ketiganya adalah Pintu Masuk (Gate) Pasar Baru, Sentra Wisata Kuliner (SWK) sisi utara GOR A. Yani, dan Pusat Oleh-oleh (Gedung Dekranasda) Kota Probolinggo. Sabtu (10/1) sore, tiga ruang ekonomi pemkot yang menjadi konsentrasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (DKUP) Kota Probolinggo ini diresmikan.
Semuanya diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG(K)., M.Kes. Ia hadir didampingi Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin. Serta, Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari, S.AP., M.M. yang hadir bersama sang suami, Muhammad Yusuf.
Tampak pula anggota Forkopimda seperti Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri S.I.K., M.I.K.; Dandim 0820/Probolinggo Letkol. Arh. Iwan Hermaya, S.I.P., M.I.P.; dan Ketua DPRD Kota Hj. Dwi Laksmi Shyntha Kusumawardhani, S.E. Hadir juga sejumlah anggota DPRD Kota Probolinggo.
“Ini merupakan kebahagiaan bagi masyarakat Kota Probolinggo. Hari ini, kami bisa meresmikan beberapa proyek revitalisasi yang telah dilakukan Pemkot Probolinggo. Alhamdulillah, tentu peresmian-peresmian ini memperindah penampilan dan wajah Kota Probolinggo semakin cantik membuat bangga kita semua,” ujar Wali Kota saat ditemui awak media usai roadshow peresmian.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa berperan sendirian dalam menjaga hasil pembangunan. Masyarakat juga harus ambil bagian dan bersama-sama menjaga aset publik, kebersihan, keindahan, kerapian, dan saling menjaga keamanan agar semua nyaman.
Wakil Wali Kota menambahkan, revitalisasi yang dilakukan Pemkot tidak hanya memperindah Kota Probolinggo dalam memperkuat komitmen Probolinggo Bersolek. Tetapi juga diharapkan menjadi penggerak kebangkitan ekonomi masyarakat di kawasan pusat pedagangan dan transportasi, khususnya bagi pelaku UMKM.
“Revitalisasi pintu utama Pasar Baru, membuka akses pedagang agar lebih mudah masuk ke pasar dari sisi Jalan Panglima Sudirman. Di satu sisi, pedagang buah hingga pedagang bunga yang biasanya berjualan di trotoar, kini mendapat tempat yang lebih representif, sehingga pasar baru menjadi lebih bersih dan bersolek,” ujar Kepala DKUP Kota Probolinggo Slamet Swantoro, S.P.
Sementara, SWK GOR A. Yani sisi utara diperuntukkan semua PKL yang sebelumnya berjualan di pinggir Jalan Dr. Soetomo dan sebagian PKL yang sebelumnya menempati Pujasera Alun-alun. Total ada 82 stan.
Sedangkan, Gedung Dekranasda, kata Slamet, sebelumnya memang sudah ada. Namun direnovasi agar lebih bagus dan pintu masuknya menghadap ke Jalan K.H. Mansyur. “Dengan demikian, Pusat Oleh-Oleh Kota Probolinggo ini bisa langsung terlihat oleh pengunjung atau wisatawan karena menghadap ke jalan. Apalagi berhadapan langsung dengan Stasiun Probolinggo,” jelasnya. (el/adv)
Editor : Fahreza Nuraga