PROBOLINGGO, Radar Bromo –Ribuan warga bakal meramaikan event DH Prorun yang digelar Rumah Sakit Dharma Husada (RSDH) Probolinggo.
Kegiatan itu akan digelar Minggu (14/12) dengan rute start dan finis di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo.
Begitu pendaftaran dibuka, animo masyarakat untuk mendaftar sangat tinggi. Mereka tidak hanya berasal dari Kota Probolinggo, namun juga dari luar kota.
“Hingga 12 Desember, jumlah peserta sudah mencapai 1.100 orang. Mereka tidak hanya dari Probolinggo, tetapi juga dari Pasuruan, Malang, Sidoarjo, hingga Surabaya,” terang Direktur RSDH dr. Ifit Bagus Apriantono.
“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Semoga acara ini nantinya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Ada dua kategori lari yang dibuka di DH Prorun ini. Yaitu, 5K dan 10K. Untuk rute 5K, peserta berlari dari garis start di Stadion Bayuangga menuju utara melewati Jalan D.I. Panjaitan, kemudian berbelok ke timur melalui Jalan KH Mansyur.
Selanjutnya rute mengarah ke selatan melalui Jalan dr. Sutomo, ke timur di Jalan Ahmad Yani, dan ke selatan menuju Jalan Gatot Subroto.
Peserta kemudian mengarah ke Jalan Pahlawan hingga tembus simpang empat Brak dan kembali ke utara menuju garis finis di Stadion Bayuangga.
Sementara itu, rute 10K memiliki jalur tambahan. Setelah melewati Jalan Pahlawan, peserta berbelok ke selatan melalui Jalan Cokroaminoto hingga Bundaran Gladak Serang.
Rute kemudian berlanjut ke barat melewati Jalan Slamet Riyadi, lalu ke utara menuju Jalan Maramis. Peserta kembali berbelok ke barat memasuki Jalan Gubernur Suryo, menuju Jalan Supriadi hingga keluar di Jalan Soekarno-Hatta.
Dari titik tersebut, pelari mengarah ke timur hingga kembali ke simpang empat Brak. Kemudian melaju ke utara menuju Stadion Bayuangga sebagai titik finis.
Meskipun tidak ada podium juara, DH Prorun dirancang sebagai ajang olahraga yang menyenangkan untuk seluruh kelompok usia.
Di area finis, panitia menyediakan booth kesehatan, zumba party, penampilan band, dan berbagai booth sponsor yang dapat dikunjungi peserta.
“Peserta juga berkesempatan membawa pulang hadiah melalui undian door prize, termasuk hadiah utama berupa sepeda listrik,” kata dr. Ifit.
Panitia sendiri menyiapkan event ini sejak tiga bulan lalu, termasuk perizinan dan pengamanan.
Panitia telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, mulai dari Dinas Perhubungan hingga Polres Probolinggo Kota.
“Sepanjang rute, petugas dari Dishub dan Polres akan berjaga untuk memastikan keamanan peserta. Insyaallah kegiatan akan berjalan lancar dan aman,” pungkasnya.
Pemilik RSDH Endang Sadi menambahkan, DH Prorun digelar sebagai bentuk komitmen rumah sakit untuk mendorong gaya hidup sehat melalui olahraga yang mudah diakses siapa pun.
Karena itu, dipilih lari sebagai olahraga sederhana yang tidak memerlukan biaya besar, namun memiliki manfaat kesehatan yang sangat optimal.
“Kami ingin mengajak masyarakat Probolinggo lebih peduli pada kesehatan dengan rutin berolahraga. Melalui kegiatan ini, kami berharap kehadiran RS Dharma Husada semakin dikenal sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan di Kota Probolinggo,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum RSDH dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional. Selain mendorong hidup sehat, gelaran ini turut memberi dampak positif terhadap pergerakan ekonomi di Kota Probolinggo karena peserta datang dari berbagai wilayah. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi