KEMERIAHAN Dies Natalis ke-97 SMPN 9 (Speland) Kota Probolinggo, benar-benar menginspirasi. Dalam kegiatan ini, Sabtu (15/11), sekolah digital ini me-launching empat inovasi sekaligus.
Di antaranya, Speland Satu Murid dan Guru Satu Buku (SMARTGRUB), 365 hari menuju rekor MURI 1.000 judul buku. Ada juga launching Podcast Speland Media Publikasi Digital (MUSIKAL-9); Sistem Pemilihan OSIS Digital (SIPEMILOS); serta Sistem Bank Sampah Digital (SIBASA).
Launching empat inovasi ini mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo Dr. Siti Romlah, S.Si., M.Pd. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Qamarrudin, S.Pd.I., M.Pd.I. telah banyak perubahan positif di SMPN 9. Bahkan, menjadikan sekolah ini identik dengan sekolah inovasi. Jauh berbeda dengan predikat yang disandang SMPN 9 dulu.
“Saya mengapresiasi gerak cepat respons SMPN 9 yang berbanding lurus dengan inovasi Disdikbud Kota Probolinggo. Kalau di dinas, kami punya inovasi Gerakan Satu Guru Satu Buku Cerita (Tuguburita) yang telah menghasilkan 100 karya se-Kota Probolinggo, di SMPN 9, ada satu guru atau siswa menghasilkan 1 buku yang disingkat SMARTGRUB. Ini begitu luar biasa,” ujarnya.
Menurutnya, bila di Kota Proboligngo semua kepala sekolah seperti Qamaruddin, cukup diberi stimulan dan langsung berkreasi, berinovasi, dan bergerak ke bawah. Kondisi ini diyakini akan membuat dunia pendidikan Kota Probolinggo akan berkembang maju dan pesat.
Namun, ia menyadari pencapaian ini bukan perkara mudah. Ia juga mengingatkan seluruh warga sekolah untuk terus menjaga nama baik sekolah. “Anak-anakku sekalian, jangan berhenti sampai di sini saja. Jangan puas dengan apa yang kalian hasilkan. Teruslah berkarya dan berinovasi. Tapi ingat, jaga karakter dan adab. Adab itu di atas ilmu,” pesannya.
Dies Natalis pagi itu diwarnai berbagai penampilan para pelajar. Mulai dari penampilan semaphore Pramuka, tembang Jawa, cipta baca puisi, mendongeng, musik akustik, story telling, hingga teater.
Selain kepala Disdikbud, sejumlah pejabat di Disdikbud Kota Probolinggo juga hadir. Di antaranya, ada Kabid Pendidikan Dasar, Kabid Ketenagaan, Kepala SMPN 1-10, pengawas, dan penilik. Serta, kepala SD terdekat, seperti SDN Kebonsari Kulon 1, SDN Kanigaran 3, dan SDN Kanigaran 1. Seluruh pengurus Komitme SMPN 9 dan tokoh masyarakat di sekitar SMPN 9 Kota Probolinggo, juga hadir. (el/adv)
Editor : Ronald Fernando