Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Warujinggo, Kecamatan Leces Kembangkan Peternakan Ayam Petelur

Inayah Maharani • Senin, 2 Juni 2025 | 11:00 WIB
TERJAMIN: Kepala Desa Warujinggo Edi Suwarwi (kiri) berada di kandang ayam program Ketahanan Pangan Desa Warujinggo.
TERJAMIN: Kepala Desa Warujinggo Edi Suwarwi (kiri) berada di kandang ayam program Ketahanan Pangan Desa Warujinggo.

PEMERINTAH Desa Warujinggo, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, telah merancang sejumlah program pembangunan. Semuanya dilakukan dengan tujuan meningkatkan taraf hidup warganya.

Warga Desa Warujinggo, belum semuanya hidup sejahtera. Bahkan, masih ada yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH). Namun, pemerintah desa tak tinggal diam melihat kondisi ini. Saban tahun selalu menyediakan anggaran untuk membangun rumah warga yang belum layak.

Pembangunan rumah yang lebih layak diharapkan secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan RTLH ini sebetulnya bersifat wajib atau mandatory. Tahun ini, pemerintah desa menganggarkan pembangunan 3 unit RTLH berserta sanitasi. Setiap unit dianggarkan dari dana desa Rp 25 juta.

MAKIN AMAN: Kepala Desa Warujinggo Edi Suwarwi mengecek hasil pembangunan TPT di Dusun Krajan RT 09/RW 01. Kini warga tak perlu khawatir kebanjiran.
MAKIN AMAN: Kepala Desa Warujinggo Edi Suwarwi mengecek hasil pembangunan TPT di Dusun Krajan RT 09/RW 01. Kini warga tak perlu khawatir kebanjiran.

Desa Warujinggo juga berusaha melakukan pemberdayaan masyarakat sekaligus merealisasikan program ketahanan pangan. Program ini dilakukan melalui peternakan ayam petelur sebanyak 500 ekor ayam dengan anggaran Rp 173.020.400 pada 2024.

Setelah lima bulan, akhirnya sekitar 300 ayam sudah bertelur. Melanjutkan hal itu, pemerintah desa kembali mengalokasikan anggarann untuk menambah kandang beserta 500 ekor ayam.

“Mau kami tambah karena Alhamdulillah sudah bisa dikatakan berhasil, meski belum 100 persen. Rencananya, mau nambah ayam dan kandang lagi,” ujar Kepala Desa Warujinggo Edi Suwarwi.

Tahun ini, pemerintah desa mengalokasikan anggaran Rp 55.000.000 untuk mengembangkan peternakan ayamnya. Dengan harapan, telur ayam itu bisa digunakan untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat.

 

Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Pembangunan di Desa Warujinggo, Kecamatan Leces, terus dilakukan. Mulai dari pembangunan infrastruktur sampai kesejahteraan masyarakat. Tahun ini, ada sejumlah infrastruktur yang sudah digarap.

Di antaranya, ada jalan desa yang makin mulus. Juga pembangunan tembok penahan tanah (TPT) untuk halau banjir serta pembangunan irigasi untuk mendukung sektor pertanian.

Kepala Desa Warujinggo Edi Suwarwi mengatakan, pembangunan fisik difokuskan untuk mendukung kesejahteraan warga.

KOKOH: Kepala Desa Warujinggo Edi Suwarwi (topi hitam) melihat langsung progres pembangunan irigasi di Dusun Darungan.
KOKOH: Kepala Desa Warujinggo Edi Suwarwi (topi hitam) melihat langsung progres pembangunan irigasi di Dusun Darungan.

“Di sini (Warujinggo), masyarakatnya kebanyakan buruh tani. Pegawainya sedikit, makanya saya fokuskan pembangunan ke arah mendukung pertanian,” katanya.

Demi mendukung produktivitas pertanian, dibangunlah irigasi untuk memenuhi kebutuhan air di sawah-sawah warga. Tahun kemarin, pemerintah desa membangun irigasi sepanjang 63 meter di Dusun Triwung. Proyek itu menelan anggaran Rp 30.491.00.

Tahun ini, pemerintah desa punya program yang sama. Membangun irigasi sepanjang 140 meter di Dusun Darungan. Proyek ini dianggarkan Rp 76.408.000 dari dana desa.

“Kami bangun untuk mendukung aktivitas pertanian. Harapannya, masyarakat dapat lebih sejahtera dengan adanya pembangunan ini,” ujarnya.

Dengan adanya pembangunan irigasi, kata Edi Suwarwi, masyarakat mengaku senang. Bahkan, pembangunannya memang sudah lama dinantikan masyarakat. “Masyarakat senang, sebetulnya memang semua sawah harus ada irigasinya,” jelasnya.

Berikutnya ada pembangunan drainase sepanjang 148 meter di Dusun Triwung. Sebelumnya, jalanan di RT/RW 05/02 Dusun Triwung, ini sering banjir karena tak ada saluran air. Kondisi ini sering dikeluhkan warga.

Pemerintah desa pun bertidak. Dibangun drainase dengan anggaran Rp 102.069.000. Kini, jalan aman dari genangan dan lebih nyaman dilintasi.

“Jalurnya langsung ke sungai, jadi tidak lagi menggenang,” katanya.

Photo
Photo

Rehab Balai Desa, Optimalkan Pelayanan

Pelayanan prima menjadi tujuan utama Pemerintah Desa Warujinggo. Tak hanya sumber daya manusia (SDM) yang harus disiapkan, gedung sebagai tempat pelayanan juga diperhatikan.

Karena itu, pemerintah desa berusaha menjadikan balai desa harus sebagai tempat yang aman dan nyaman. Baik bagi masyarakat maupun aparatur desa yang bertugas memberi pelayanan.

Tahun ini, pemerintah desa berencana merehab balai desanya. Terutama bagian atap yang sudah mulai usang. Karena sudah sejak 25 tahun lalu balai desa ini belum diperbaiki.

“Sudah lama tidak diperbaiki. Makanya sudah banyak yang keropos di bagian atap,” ujar Kepala Desa Warujinggo Edi Suwarwi.

Balai desa ini akan direhab dengan anggaran Rp 89.292.00. Edi berharap, setelah diperbaiki, segala pelayanan bagi masyarakat makin maksimal.

“Karena kondisinya sudah tidak baik, makanya kami rehab. Agar lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan karena semua pelayanan kan ada di sini (balai desa),” ujarnya. (ran/rud/*)

Editor : Ronald Fernando
#desa warujinggo #kecamatan leces #transparansi desa