Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Normalisasi Terkendala, Banyak Drainase di Kota Probolinggo Tertutup Bangunan

Inneke Agustin • Jumat, 28 Februari 2025 | 12:00 WIB
NORMALISASI: Petugas PUPR PKP Kota Probolinggo melakukan normalisasi drainase di Jalan Ikan Lumba-Lumba, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kamis (27/2).
NORMALISASI: Petugas PUPR PKP Kota Probolinggo melakukan normalisasi drainase di Jalan Ikan Lumba-Lumba, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kamis (27/2).

MAYANGAN, Radar Bromo- Memasuki musim hujan, sejumlah titik di Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, sering tergenang. Karena itu, sejumlah drainase di jalan utama dinormalisasi.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR PKP Kota Probolinggo Gigih Ardityawan mengatakan, normalisasi dilakukan di beberapa titik. Di antaranya, drainase di Jalan Ikan Paus, Jalan Ikan Lumba-Lumba, Jalan Tengiri, dan Jalan Ikan Hiu.

Normalisasi bertujuan melancarkan aliran air, sehingga tidak terjadi penyumbatan dan menyebabkan genangan. Salah satu kendala yang dihadapi dalam pembersihan adalah adanya beberapa saluran yang tertutup oleh bangunan milik warga.

“Ada saluran yang tertutup bangunan rumah warga dan di bawah jaringan jalan, sehingga proses pembersihan harus dilakukan secara manual," ujar Gigih.

Guna mengatasi tantangan ini, Dinas PUPR PKP menerjunkan personel untuk membersihkan secara manual di bagian yang sulit dijangkau. Seperti di area sudetan simpang lima. Dua alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan.

Secara bertahap normalisasi telah dimulai sejak Jumat (21/2). Kamis (27/2), giliran drainase di Jalan Lumba-Lumba, yang dibersihkan.

“Sedimen dan sampah berhasil kami angkat. Yang paling banyak ditemukan di Perlimaan Jalan Ikan Tengiri. Sedimennya kami angkut ke TPA,” jelas Gigih.

Kepala Dinas PUPR PKP Kota Probolinggo Setyorini Sayekti mengatakan, normalisasi dilakukan sebagai langkah antisipasi. Agar air dapat mengalir lebih lancar dan tidak lagi menggenang.

“Karena di ruas tersebut sering terjadi genangan, maka kami lakukan normalisasi. Harapannya, setelah ini aliran air lebih lancar dan tidak lagi terjadi genangan," katanya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan drainase. Salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat aliran air. (gus/rud)

Editor : Ronald Fernando
#jalan #tergenang #drainase #probolinggo #hujan