PROBOLINGGO, Radar Bromo- Api melalap rumah Tri Astutik, 49, di Jalan Serma Abdurrahman, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Selasa (5/11). Api diduga berasal dari korsleting listrik setrika.
Astutik mengaku sempat menyetrika pakaian di salah satu kamar rumah sekitar pukul 05.00. Kemudian berangkat kerja.
“Setrikaannya lupa tidak saya cabut. Saya tinggal kerja sekitar pukul 05.15 hingga siang pada waktu kejadian,” ujarnya.
Hari itu, rumah korban dalam kondisi kosong. Baru sekitar pukul 11.30, anak bungsunya yang masih duduk di kelas III Sekolah Dasar (SD) pulang.
Pukul 13.30, anak pertamanya yang duduk di kelas VIII SMP juga tiba di rumah.
Sekitar pukul 13.48, sang anak mendapati asap tebal di dalam rumah. Mereka pun panik dan meminta bantuan kepada tetangga.
Saat dicek, asap berasal dari kamar yang sebelumnya digunakan ibunya menyetrika. Anak korban juga menelepon Astutik dan memintanya segera pulang.
“Saya pun bergegas pulang. Begitu sampai di rumah, warga dan pemadam sudah berkumpul. Beruntung api sudah berhasil dipadamkan,” ujar karyawan salah satu pabrik garmen di Kota Probolinggo ini.
Diduga, kebakaran disebabkan korsleting listrik dari setrika yang dibiarkan menyala terlalu lama.
Api diperkirakan menyambar kasur hingga sebagian hangus terbakar.
Namun, Astutik mengaku melihat keanehan karena hanya bagian selatan kasur yang terbakar.
Sementara, setrikanya berada di sisi utara. Bahkan, karpet yang berada di antaranya tidak terbakar.
Selain kasur, sejumlah pakaian juga terbakar. Termasuk seragam sekolah anak-anak dan seragam kerja Astutik.
Ia menaksirkan kerugian material akibat kejadian ini mencapai Rp 3 juta. Namun, ia mengaku bersyukur tidak ada korban jiwa maupun surat-surat berharga yang terbakar.
“Tapi hari ini (6/11), saya harus absen kerja. Anak-anak juga tidak sekolah,” katanya.
Humas Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Probolinggo Nanang Effendy mengaku mendapatkan laporan sekitar pukul 14.12. Pihaknya turun dengan tiga unit fire truck pemadam. Api bisa segera dipadamkan. “Situasi dinyatakan kondusif pada pukul 14.45,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Muhammad Fahmi