PROBOLINGGO, Radar Bromo- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, permintaan hewan kurban di Kota Probolinggo mulai meningkat. Salah satu hewan kurban yang banyak diburu masyarakat, kambing. Tak heran bila momen ini membawa berkah pedagang kambing.
Salah satu penjual kambing kurban di Jalan Hayam Wuruk, Kota Probolinggo, ada Markacong, 35. Ia mengaku hanya berjualan kambing di lokasi ini ketika menjelang Idul Adha.
“Sudah sepuluh tahun berturut-turut, kalau Idul Adha jualannya di sini,” katanya.
Setiap hari Markacong menyediakan 30 ekor kambing jantan. Dalam sehati, ia mampu menjual antara 2-3 ekor kambing.
“Semakin mendekati hari raya, biasanya makin banyak peminatnya. Kadang bisa laku 8 hingga 10 ekor per hari,” ujar warga Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, ini.
Markacong mematok harga jual antara Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta per ekor kambing. Tergantung ukurannya. “Kami jual mahal karena ini untuk kurban. Biar dapat pahala juga,” katanya, tersenyum.
Pedagang kambing di Jalan Basuki Rahmad, Kota Probolinggo, Samad, 42, juga ketiban berkah. Ia menyediakan 30 ekor kambing per hari. “Kalau bukan Idul Adha, biasanya tidak jual kambing. Kerja sebagai petani. Ini memanfaatkan kesempatan,” katanya.
Samad mengatakan, keuntungan yang didapatkan setiap harinya tidak menentu. Kadang bisa laku hingga 5 ekor sehari, tapi pernah juga tak laku sama sekali. Harganya juga sama, antara Rp 2 juta hingga Rp 3,6 juta per ekor.
“Kalau mendekati hari H, biasanya makin banyak, bahkan bisa hingga 15 ekor sehari. Kondisi ini bisa bertahan hingga H+2 Idul Adha, masih ada orang yang beli kambing,” katanya. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando