Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Biaya Perbaikan Miniatur Menara Eiffel yang Miring karena Ditabrak Truk Ditanggung Siapa?

Arif Mashudi • Kamis, 25 Januari 2024 | 18:55 WIB
DITUTUP: Lokasi miniatur Menara Eiffel di Jalan Panglima Sudirman dekat pertigaan King, kini ditutup menggunakan terpal dan kain banner. Sementara menara diperbaiki di workshop tempat penyedia jasa.
DITUTUP: Lokasi miniatur Menara Eiffel di Jalan Panglima Sudirman dekat pertigaan King, kini ditutup menggunakan terpal dan kain banner. Sementara menara diperbaiki di workshop tempat penyedia jasa.

MAYANGAN, Radar Bromo - Miniatur menara Eiffel di Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo, yang miring akibat ditabrak truk tronton boks saat ini sedang diperbaiki. Perbaikan dilakukan di workshop tempat penyedia jasa.

Menara itu sendiri sudah diturunkan total. Lantas dibawa kembali ke workshop untuk diperbaiki. Di dekat pertigaan King tempat menara itu berdiri, tidak ada lagi kerangka menara.

Sementara fondasi menara atau lokasi menara dikelilingi atau ditutup dengan terpal biru dan kertas flexi putih yang biasa dipakai membuat banner. Sehingga, kondisi fondasi menara tidak terlihat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti menjelaskan, saat ini miniatur menara Eiffel dalam proses perbaikan. Pihak penyedia sudah membongkar dan membawa kerangka menara untuk diperbaiki total.

”Perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu dua minggu. Karena menara dibongkar dan diperbaiki seluruhnya yang rusak. Kami minta agar kondisi menara dikembalikan seperti semula,” katanya.

Sementara itu, semua biaya perbaikan, menurut Rini (panggilannya), akan ditanggung sopir truk dan perusahaan tempat sopir itu bekerja. Hal ini menurutnya sesuai dengan kesepakatan.

Namun, perbaikan tetap dilakukan oleh penyedia pelaksana sebelumnya. Sehingga, nantinya kondisi miniatur menara Eiffel bisa seperti semula. Lantas bisa dipasang lagi.

Meski diperbaiki di workshop milik penyedia jasa, namun biaya perbaikan tidak ditanggung penyedia jasa. Walaupun, sebenarnya miniatur menara Eiffel itu masih dalam masa pemeliharaan penyedia jasa.

Biaya perbaikan miniatur menara Eiffel menurut Rini ditanggung oleh sopir truk. Juga oleh perusahaan transportasi tempat sopir bekerja.

”Ini kan kecelakaan ya. Jadi tidak ada ada kaitannya dengan masa pemeliharaan. Sudah disepakati, biaya (perbaikan) ditanggung sopir truk dan perusahaan transportasi. Kualitasnya harus kembali seperti semula. Sementara pelaksana perbaikan yaitu vendor menara,” ungkapnya.

Setelah perbaikan selesai, menurut Rini, kondisi menara akan dicek lagi. Apakah kondisinya sudah sama seperti semula atau belum. Karena itu, setelah perbaikan akan diaudit hasilnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Probolinggo Heri Poniman mengatakan, kecelakaan tunggal yang terjadi itu seakan membuka fakta. Bahwa, pembangunan miniatur menara Eiffel itu kurang bagus.

Dengan ditabraknya menara itu, akhirnya diketahui bahwa kualitas konstruksi fondasi menara tidak kuat. Sehingga, kaki menara sampai terangkat.

”Harusnya kalau kualitas konstruksi fondasi kuat, diseruduk truk begitu, kaki menara tidak sampai terangkat. Apalagi lepas dari fondasi. Harusnya besi kerangkanya saja yang bengkok,” terangnya. (mas/hn)

Editor : Jawanto Arifin
#miniatur eiffel #Kota Probolinggo #ditabrak truk #ikon baru