Empat juara ini diraih untuk kategori 7-12 tahun. Di antaranya, Juara I Seni Qasidah Alternatif sekaligus Juara II Solois. Serta, Juara II Seni Paduan Suara sekaligus Dirigen Terbaik se-Jawa Timur.
Juara II Solois diraih oleh Muhammad Athir Kanz. Salah satu siswa terbaik MI Muhammadiyah ini sebelumnya merupakan Juara I Lomba Menyanyi Islami dalam Porseni MI se-Kota Probolinggo Tahun 2021.
Selain Muhammad Athir Kanz, Akramuna Izma Abidah Afab berhasil meraih Dirigen Terbaik. Ia merupakan siswi berprestasi, peraih Juara II Lomba Pidato Bahasa Inggris dalam Porseni MI tingkat Jawa Timur 2021.
Keberhasilan ini mengundang apresiasi para coach yang sengaja dihadirkan MI Muhammadiyah untuk membimbing siswa-siswa sebelum lomba. “Kalau pemenang daerah lain, kami bisa maklum, karena sebagian besar mereka sudah terbentuk tim. Sementara dari MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo, mengikuti lomba di ajang ini persiapannya benar-benar mulai dari nol,” ujar coach asal Jember, Yogie.
Ia mengatakan, perjuangan MI Muhammadiyah dimulai dari penyeleksian masuk tim Qasidah Alternatif dan tim Paduan Suara, seminggu lalu. “Adik-adik MI Muhammadiyah ini hanya mengikuti latihan satu minggu saja,” katanya.
Selain Yogie, coach Sofitje Noortje Nelia juga mengapresiasi semangat belajar siswa-siswi MI Muhammadiyah, yang dikirim dalam Pekan Cipta Seni Jawa Timur 2022.
“Waktunya yang sangat singkat. Pagi-siang latihan, sore kembali sampai malam latihan dan terus latihan. Saya tahu sendiri semangatnya siswa-siswi. Mereka terus mau belajar dan kompak. Ini yang luar biasa. Menghadapi berbagai kendala, tapi mampu mempersembahkan yang terbaik di tingkat Jawa Timur,” ujarnya.
Perjuangan sejumlah pelajar MI Muhammadiyah juga mendapatkan apresiasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo.
“Dukungan dan komitmen ini telah dimulai dari keberanian seorang kepala sekolah menerima tantangan Dinas Pendidikan untuk terus maju mewakili Kota Probolinggo. Meski di tengah keterbatasan waktu. Alhamdulillah, support MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo begitu totalitas. Sangat luar biasa. Kami sangat berterima kasih kepada MI Muhammadiyah,” ujar Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Sardi.
Sebagai sekolah berkualitas, madrasah yang dikepalai Hanafi, M.Pd. ini tak pernah main-main saat mengikuti berbagai lomba dalam ajang apapun. “Semua potensi yang dimiliki MI Muhammadiyah 1, pasti akan kami maksimalkan. Apalagi kalau harus maju membawa nama besar Kota Probolinggo,” ujar Hanafi.
Menurutnya, apa yang diraih MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo tak lepas dari peran dan dukungan bersama. Baik kekompakan ustad-ustadah pembimbing dan terlebih para wali murid. Setiap ada kegiatan atau lomba apapun, MI Muhammadiyah 1 tidak pernah menarik sepeserpun sumbangan dari wali murid.
“Alhamdulillah, semua berkat support wali murid MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo yang begitu luar biasa. Saat ada lomba yang dadakan, seperti kegiatan ini, wali murid langsung mendukung. Bahkan, untuk penginapan anak-anak selama lomba, support penuh datang dari wali murid. Kami bersyukur dan menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada wali murid yang mendukung kegiatan ini,” ujarnya. (el/adv) Editor : Ronald Fernando