Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

UMKM Dituntut Melek Teknologi Digital

Jawanto Arifin • Selasa, 24 November 2020 | 15:10 WIB
HARUS MELEK DIGITAL: Pelaku UMKM di Kota Probolinggo saat dapat pelatihan, beberapa waktu lalu. (Jawa Pos Radar Bromo Photo)
HARUS MELEK DIGITAL: Pelaku UMKM di Kota Probolinggo saat dapat pelatihan, beberapa waktu lalu. (Jawa Pos Radar Bromo Photo)
KANIGARAN, Radar Bromo - Perkembangan teknologi digital yang semakin canggih bisa menjadi peluang baru bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Apalagi, dengan adanya pembatasan interaksi karena pandemi Covid-19, pemasaran produk secara digital bisa menjadi alternatif.

Pembahasan ini dikupas dalam Webinar Program Pemulihan Ekonomi Nasional yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Probolinggo, Senin (23/11).

Kepala Diskominfo Kota Probolinggo Aman Suryaman mengatakan, di antara banyak sektor usaha, UMKM merupakan usaha yang memiliki ketahanan luar biasa dalam menghadapi krisis. “Namun, ketika pandemi COVID-19, juga memukul usaha karena ada pembatasan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Karenanya, pemasaran digital bisa menjadi solusi. Bisa menjadi salah satu pilihan untuk memperluas pemasaran. Aman meyakini, kini semua orang sudah memiliki gadget. “Namun, tidak semua orang bisa memanfaatkan gadget yang dimiliki dengan baik untuk masuk ke pemasaran digital,” jelasnya.

Aman mengungkapkan, di tengah maraknya teknologi digital, pelaku UMKM dituntut kreatif. Serta mampu menjaga kualitas usahanya. Jika kreatif dan mampu membuat produknya viral, akan menarik minat konsumen untuk membeli.

“Seperti teknik pemasaran penjualan rumah lengkap dengan wanita sebagai calon istri. Itu kan menarik minat dan keingintahuan masyarakat. Pelaku UMKM juga harus mampu menjaga kualitas usahanya. Karena, jika usahanya dinilai tidak baik dan diviralkan, justru akan membuat usahanya tidak diminati masyarakat,” jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati menilai, saat ini pemasaran digital merupakan salah satu cara pemasaran yang efektif untuk meningkatkan penjualan.

“UMKM saat ini dituntut melek teknologi digital. Seperti pemasaran produk melalui marketplace juga harus dilakukan. Rencananya, awal Desember ini kami akan melatih UMKM untuk bimtek teknologi informasi terkait pemasaran online,” ujarnya. (put/rud) Editor : Jawanto Arifin
#zaman digital #umkm kota probolinggo #umkm melek teknologi #pemkot probolinggo