Tebing Longsor Imbas Diguyur Hujan, Jalan di Blarang Tutur Sempat Tertutup

TUTUR, Radar Bromo - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tutur Radar Bromo sejak siang hari berujung petaka.
Sebuah tebing tanah di kawasan Ledok Cemoro, Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, mendadak ambrol dan menutup akses vital jalan desa pada Minggu (26/4) petang.
Material tanah dalam volume besar tersebut runtuh sekitar pukul 17.00, tepat saat hujan lebat masih menyelimuti desa.
Longsoran ini mengakibatkan jalan paving yang menjadi urat nadi aktivitas warga Dusun Pronojiwo tertimbun sepenuhnya, sehingga membuat jalur sempat tertutup.
"Longsor terjadi saat hujan lebat. Imbasnya, material tanah menutupi seluruh permukaan jalan paving di dusun kami," ujar Kepala Desa Blarang, Darwanto.
Akibat timbunan tanah tersebut, mobilitas warga sempat lumpuh total. Kendaraan roda dua hingga kendaraan pengangkut hasil bumi, seperti pikap dan truk tidak dapat melintas sejak Minggu malam.
Jalur yang biasanya ramai lalu lalang kendaraan tersebut mendadak mati suri karena terhalang dinding tanah yang gugur dari tebing.
Akses jalan baru kembali terbuka, setelah warga setempat bahu-membahu menggelar aksi gotong royong pada Senin (27/4) pagi.
Dengan peralatan seadanya, warga membersihkan tumpukan tanah yang menyumbat jalur agar aktivitas ekonomi desa bisa kembali berdenyut.
"Pagi tadi (kemarin pagi, red) warga bergerak cepat membersihkan lokasi. Saat ini, jalur sudah kembali normal dan bisa dilalui baik oleh motor maupun truk pengangkut," tambah Darwanto.



