Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perguruan Silat PSHT Jadi Pencak Silat Terpopuler

Fandi Armanto • Kamis, 17 Oktober 2019 | 22:05 WIB
Photo
Photo
KRAKSAAN, Radar Bromo- Perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Probolinggo, ternyata paling populer. Sabtu (12/10) lalu, SH Terate mendapatkan piagam penghargaan sebagai pencak silat tepopuler dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Probolinggo.

Piagam penghargaan ini diberikan dengan pertimbangan, SH Terate memiliki jumlah anggota dan ranting yang lebih banyak dibandingkan 22 perguruan pencak silat lain di Kabupaten Probolinggo.

“Tentunya, sebagai ketua IPSI Kabupaten Probolinggo, kami apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus, sehingga perguruan pencak silat ini menjadi yang terpopuler di antara yang lain,” ujar Ketua IPSI Kabupaten Probolinggo Ahmad Ansori.

Ansori mengatakan, sejatinya setiap perguruan pencak silat memiliki potensi yang sama dengan SH Terate. Kemajuan suatu perguruan pencak silat tergantung motivasi pengurus untuk mengembangkannya. “Jika pengurusnya memiliki motivasi kuat untuk maju, pasti perguruan pencak silatnya akan berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Biro Ajaran Budi Luhur SH Terate Probolinggo Febri Wahyu Yulistiono mengaku sangat bangga perguruannya menjadi yang terpopuler. “Ini tidak mudah karena memerlukan proses untuk menjadi seperti ini,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini SH Terate memiliki sekitar 1.500 anggota. Terdiri atas warga dan siswa dari 14 ranting. Rinciannya, tiga ranting di Kota Probolinggo dan 11 ranting di Kabupaten Probolinggo. Untuk menjadi perguruan silat yang populer, ada hal yang rutin yang dilakukan SH Terate. Di antaranya, pelatihan pelatih dan sarasehan yang dilaksanakan 3-4 bulan sekali.

Untuk kegiatan di eksternal pengurus, ada kegiatan sosial. Seperti, pembagian takjil dan zakat fitrah, pembagian daging kurban, dan bakti sosial di lingkungan tempat latihan. Serta, melakukan penampilan-penampilan pencak silat acara kemasyarakatan. Juga berkoordinasi dengan Forpimka di tingkat ranting dan Fokopimda di tingkat cabang dan IPSI Kota/Kabupaten Probolinggo.

“Kami lakukan beberapa kegiatan hingga sampai titik puncak seperti saat ini. Yakni, menjadi perguruan pencak silat terpopuler. Semoga ke depan bisa istiqamah dan semakin berkembang,” ujarnya. (ar/fun) Editor : Fandi Armanto
#persaudaraan setia hati terate #psht #silat