Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pengabdian Iva Evry Robiyansah Kepala SLBN Pandaan: Menyemai Asa Anak-Anak Surga  

Muhamad Busthomi • Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB
MEMBANGGAKAN: Iva Evry Robiyansah menunjukkan penghargaan 30 Terbaik Inovasi Pendidikan East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2025.
MEMBANGGAKAN: Iva Evry Robiyansah menunjukkan penghargaan 30 Terbaik Inovasi Pendidikan East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2025.

 

Mengajar anak berkebutuhan khusus tidak bisa menggunakan satu pendekatan yang sama. Setiap anak memiliki karakter dan kebutuhan berbeda. Pelajaran itu yang dipetik Dr. Iva Evry Robiyansah, S.Si., M.Pd. selama mengabdi di dunia pendidikan khusus.

 =======================================

SEBAGAI Kepala SLB Negeri Pandaan, Iva meyakini tugas sekolah bukan mengubah anak agar sesuai standar umum. Melainkan membantu mereka menemukan dan mengembangkan potensi terbaiknya.

“Setiap anak memiliki keistimewaan dan keunikan masing-masing,” ujarnya.

Perempuan kelahiran Sidoarjo itu mengaku banyak belajar dari para siswanya. Seiring waktu, ia menyadari bahwa di balik setiap keterbatasan selalu ada kemampuan yang bisa dikembangkan. Dari sanalah lahir prinsip yang hingga kini dipegangnya: My Student, My Inspiration.

“Saya sadar bahwa keterbatasan hanyalah cara yang berbeda untuk berkembang,” katanya.

Bagi Iva, guru adalah pendamping yang membantu setiap anak tumbuh menjadi versi terbaik dirinya. Dedikasi itu membawanya meraih berbagai penghargaan nasional. Mulai Guru SLB Inspiratif, Guru Berprestasi dan Berdedikasi Pendidikan Khusus Tingkat Nasional, hingga Satyalencana Pendidikan dari Presiden Joko Widodo.

Kepemimpinannya juga diakui. Pada 2025, ia meraih Juara 1 Kepala Sekolah SLB Inovatif Jawa Timur dan mengantarkan inovasinya masuk 30 besar East Java Innovative Summit (EJIS) 2025.

Namun, penghargaan bukan tujuan utamanya. Kebahagiaan terbesar justru datang saat melihat perkembangan siswa. Momen yang paling berkesan baginya adalah ketika orang tua bercerita tentang perubahan anak mereka. Anak yang sebelumnya sulit berkomunikasi mulai berani berbicara. Anak yang pemalu tumbuh lebih percaya diri.

“Rasanya ada kebahagiaan yang sulit digambarkan ketika mendengar cerita seperti itu,” tuturnya.

Perjalanan itu tidak selalu mudah. Mengajar anak berkebutuhan khusus menuntut kesabaran, konsistensi, dan empati, di tengah stigma yang masih melekat di masyarakat.

Karena itu, Iva berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menghargai setiap proses. Ia ingin menanamkan keyakinan bahwa berbeda bukan berarti tidak mampu. Menurutnya, kepercayaan diri adalah modal penting bagi masa depan mereka.

Meski pernah merasa lelah dan ragu, semangatnya selalu kembali saat melihat kemajuan para siswa. “Saya selalu percaya, apa yang kami lakukan bukan sekadar mengajar. Kami sedang membantu membuka jalan masa depan mereka,” tegasnya. (tom/fun/*)

 

INOVATIF: Berbagai terobosannya dalam pengembangan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, Iva Evry Robiansyah juga meraih Juara 1 Kepala Sekolah SLB Inovatif Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025.
INOVATIF: Berbagai terobosannya dalam pengembangan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, Iva Evry Robiansyah juga meraih Juara 1 Kepala Sekolah SLB Inovatif Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025.

 

Meramu Inovasi Lewat Sentuhan Seni-Teknologi

 BAGI Dr. Iva Evry Robiyansah, S.Si., M.Pd., inovasi lahir dari kebutuhan nyata di sekolah. Selama mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus, ia kerap menemukan tantangan yang tidak bisa diselesaikan dengan cara-cara konvensional.

Dari pengalaman itu, muncul berbagai gagasan untuk membuat pembelajaran lebih mudah dipahami, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan setiap anak.

“Sebagian besar ide lahir dari kebutuhan nyata di sekolah. Di situlah muncul dorongan untuk mencari solusi,” ujarnya.

Bagi Iva, inovasi bukan soal menciptakan sesuatu yang rumit atau serbabaru. Yang terpenting adalah bagaimana pendidikan bisa memberi ruang bagi setiap anak untuk berkembang sesuai kemampuannya.

Dari pengalaman dan kepedulian itu lahir berbagai inovasi pembelajaran, mulai media digital hingga metode belajar yang lebih adaptif. Iva memandang teknologi sebagai alat bantu, bukan tujuan. Karena itu, setiap inovasi yang dikembangkannya dirancang sederhana, visual, interaktif, dan mudah digunakan siswa. “Teknologi harus membantu mereka memahami dunia,” katanya.

Prinsip tersebut melahirkan sejumlah aplikasi pembelajaran seperti VOGASI, FPE, dan E-Biotik yang kini digunakan dalam kegiatan belajar sehari-hari. Dampaknya mulai terasa. Guru lebih mudah menyampaikan materi, sementara siswa menjadi lebih aktif dan percaya diri.

“Ketika inovasi itu bisa membuat anak lebih aktif, lebih paham, dan lebih percaya diri, di situlah saya merasa inovasi tersebut benar-benar hidup,” tuturnya.

Kreativitasnya tidak hanya diwujudkan melalui teknologi. Dari kegemarannya bernyanyi, lahir lagu Anak Hebat yang terinspirasi dari pengalaman mendampingi siswa berkebutuhan khusus. Menurutnya, seni dan pendidikan memiliki tujuan yang sama, yakni membantu anak menemukan rasa percaya diri.

Baginya, keberhasilan inovasi tidak diukur dari banyaknya penghargaan, melainkan dari manfaat yang dirasakan anak-anak. Pandangan itu pula yang mendorongnya terus mengembangkan pendidikan khusus yang lebih inklusif dan adaptif di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Sebab, keberhasilan pendidikan bukan bertumpu pada teknologi atau materi pelajaran. Tetapi bagaimana membangun hubungan, perhatian, dan keyakinan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang. (tom/fun/*)

 

Daftar Prestasi

·         Juara 1 Kepala Sekolah SLB Inovatif Tingkat Propinsi Jawa Timur Tahun 2025

·         Terbaik 30 EJIES Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025

·         Juara 2 Kepala Sekolah SLB Inspiratif Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2024

·         Juara 2 Pencipta Lagu Anak Hebat oleh Seameo SEN Se Asia Tenggara

 

Editor : Muhammad Fahmi
#slbn pandaan #anak berkebutuhan khusus