Lahan Perhutani di Puspo Pasuruan Terbakar

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:42 WIB
TERBAKAR: Kebakaran lahan Perhutani di Kawasan Puspo, Kabupaten Pasuruan, yang memaksa petugas gabungan turun tangan untuk menjinakkan api.
TERBAKAR: Kebakaran lahan Perhutani di Kawasan Puspo, Kabupaten Pasuruan, yang memaksa petugas gabungan turun tangan untuk menjinakkan api.

 

PUSPO, Radar Bromo – Kebakaran melanda lahan milik Perhutani di Blok Pakel, Dusun Punjul, Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jumat malam (23/10).

Api membakar rumput ilalang kering dan daun sisa tebangan dengan luas lahan terdampak sekitar 0,25 hektare.

Kebakaran tersebut sempat mengancam pohon-pohon pinus di sekitar lokasi. Beruntung, petugas gabungan bersama warga dan relawan, bergerak cepat melakukan pemadaman secara manual.

Seluruh titik api berhasil dipadamkan sekitar 40 menit setelah petugas tiba di lokasi.

Kapolsek Puspo AKP Johanes Hardiono menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui setelah petugas piket menerima informasi dari masyarakat, sekitar pukul 20.00.

Informasi itu disampaikan warga yang melintas saat turun dari kawasan Tosari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Puspo bersama petugas piket Koramil, Satpol PP, dan Perhutani langsung menuju lokasi. Mereka tiba sekitar pukul 20.15 dan segera melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Proses pemadaman juga melibatkan warga dan relawan. Upaya pemadaman dilakukan secara manual, untuk mencegah api meluas ke area di sekitarnya.

Pasalnya, material yang terbakar berupa rumput ilalang dan daun-daun kering sisa tebangan yang mudah tersulut api.

“Material yang terbakar berupa rumput ilalang kering dan daun kering sisa tebangan. Api juga mulai akan merambat ke batang pohon pinus,” jelas Johanes.

Beruntung, upaya petugas gabungan membuahkan hasil. Sekitar pukul 20.40, seluruh titik api berhasil dipadamkan. Dengan demikian, kebakaran yang menghanguskan lahan sekitar seperempat hektare tersebut, tidak berlanjut meluas.

Meski api telah berhasil dikendalikan, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Petugas masih belum dapat memastikan dari mana titik api pertama kali muncul.

“Untuk asal-usul titik api yang menyebabkan kebakaran masih belum diketahui,” bebernya. (zen/one)

Editor : Muhammad Fahmi
pasuruan Puspo kebakaran perhutani