Tangkapan Nelayan Kota Pasuruan Tembus 7.313 Ton

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:15 WIB
BERSANDAR: Sejumlah perahu nelayan yang tengah bersandar usai melaut. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
BERSANDAR: Sejumlah perahu nelayan yang tengah bersandar usai melaut. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Hasil tangkapan ikan nelayan Kota Pasuruan sepanjang tahun 2026 ini, mencatatkan tren positif.

Dalam kurun waktu sembilan bulan berjalan, terhitung sejak Januari hingga September, para nelayan lokal tercatat mampu mengumpulkan total tangkapan hingga lebih dari 7.313 ton ikan laut.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, Muallif Arif, mengungkapkan grafik perolehan hasil tangkap nelayan di wilayahnya, terbilang fluktuatif akibat pengaruh faktor musiman dan cuaca di perairan.

Berdasarkan data dinas, pada triwulan pertama (Januari–Maret), hasil tangkapan hanya menyentuh angka 1.640 ton atau dengan rata-rata 546 ton per bulan.

Hal ini disebabkan oleh tingginya intensitas hujan dan gelombang laut yang membatasi ruang gerak nelayan.

Kondisi tersebut berbalik arah pada triwulan kedua (April–Juni). Seiring membaiknya cuaca dan meredanya gelombang, hasil tangkapan nelayan melonjak tajam hingga mencapai 3.658 ton.

Memasuki triwulan ketiga (Juli–September), perolehan ikan kembali melandai di angka 2.015 ton akibat adanya anomali cuaca di puncak musim kemarau.

"Angin kencang di puncak kemarau, sering memicu gelombang dan memengaruhi suhu permukaan air laut. Akibatnya, ikan cenderung bermigrasi ke wilayah perairan dengan suhu yang lebih nyaman. Sehingga memengaruhi jumlah tangkapan. Meski begitu, akumulasi hingga September tetap positif di angka 7.313 ton," jelas pria yang akrab disapa Ayik tersebut.

Untuk tahun 2026 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan telah mematok target total produksi tangkapan ikan, sebesar 11.257 ton.

Target tersebut naik dua persen dari target tahun 2025, yang berada di angka 10.938 ton.

Jika melihat capaian riil tahun lalu, perolehan tangkap nelayan sepanjang 2025, mampu melampaui target dengan finis di angka 11.306 ton.

Dengan sisa waktu tiga bulan hingga akhir tahun, hasil tangkapan saat ini masih kurang 3.944 ton untuk memenuhi target baru.

Kendati demikian, pihak dinas mengaku tetap optimistis, target tahunan tersebut akan kembali terpenuhi secara optimal.

"Insya Allah target tahun ini tetap tercapai. Karena angka target ini sebenarnya, masih lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi perolehan akhir tahun lalu. Kami berharap kondisi cuaca di sisa akhir tahun 2026 ini, bisa kembali bersahabat dan ideal. Sehingga volume tangkapan nelayan bisa kembali melimpah," papar Ayik. (riz/one)

 

RAPOR CAPAIAN PER TRIWULAN

Triwulan I (Jan–Mar): 1.640 Ton

·        Faktor Cuaca: Sering hujan lebat dan gelombang tinggi.

·        Rata-rata: 546 Ton per bulan.

Triwulan II (Apr–Jun): 3.658 Ton (Puncak Tertinggi)

·        Faktor Cuaca: Cuaca membaik, laut tenang, tidak ada hujan.

Triwulan III (Jul–Sep): 2.015 Ton

·        Faktor Cuaca: Penurunan akibat anomali angin kencang kemarau yang memicu migrasi ikan.

 

DATA PERBANDINGAN TAHUNAN

Tahun 2025

·        Target: 10.938 Ton

·        Realisasi: 11.306 Ton (Surplus)

Tahun 2026

·        Target: 11.257 Ton (Naik 2 persen dari target 2025)

·        Realisasi (Hingga September): 7.313 Ton

Editor : Jawanto Arifin
kota pasuruan nelayan ikan produksi laut