Bedah Rumah di Kota Pasuruan Sudah Capai 60 Persen Lebih

Fahrizal Firmani • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 17:54 WIB
ILUSTRASI Rehab RTLH
ILUSTRASI Rehab RTLH

PASURUAN, Radar Bromo-Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) lewat APBD provinsi terus dikebut. Saat ini pengerjaan fisiknya telah mencapai 60 persen lebih. Pemkot Pasuruan optimistis RTLH bisa rampung tepat waktu.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Wisnu Bagya Winarsa menuturkan, rehab RTLH melalui APBD provinsi masih berjalan. Realisasinya lebih dari separo. Sesuai target, awal September sudah rampung sepenuhnya.

Bantuan ini diberi nama bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS). Total ada 85 buah yang direhab lewat bantuan dari provinsi ini.

Puluhan RTLH ini akan menyasar empat kecamatan. Rencananya untuk kelurahan Gadingrejo, Trajeng, Mandaranrejo, Kepel, Krapyakrejo dan Kebonsari.

"Pelaksanaan di lapangan masih terus berjalan. Saat ini sudah lebih dari 60 persen. Ada 85 RTLH yang direhab," jelas Wisnu.

Setiap RTLH akan menerima bantuan perbaikan sebesar Rp 20 juta. Nilainya memang lebih besar dari program RTLH yang digulirkan oleh pemkot yang hanya Rp 17,5 juta. Tim dari dinas rutin melakukan pengecekan dan pendampingan agar program ini tepat sasaran.

"Kami targetkan akhir bulan ini bisa rampung. Insyaallah bisa tepat waktu sesuai rencana," katanya. (riz/fun)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
rtlh pemprov jatim pemkot pasuruan bedah rumah