BUGUL KIDUL, Radar Bromo-Sebuah bangunan di Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, terbakar, Kamis (9/7) malam.
Laporan kebakaran diterima Mako Pemadam Kebakaran BPBD Kota Pasuruan sekitar pukul 21.35 dari warga sekitar.
Sekitar pukul 21.43, petugas Damkar dan Pusdalops BPBD Kota Pasuruan tiba di lokasi. Petugas langsung memadamkan api serta pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Selama penanganan kebakaran, BPBD mengerahkan tiga armada Damkar. Yakni, dua unit mobil Damkar masing-masing berkapasitas 5.000 liter dan 3.500 liter. Serta, satu unit mobil suplai air kapasitas 5.000 liter.
Selain BPBD dan Pusdalops, penanganan kebakaran turut melibatkan personel Polri dan serta warga sekitar. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Personel Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan Anang Sururin mengatakan, penanganan kebakaran berlangsung sekitar 45 menit. Menurutnya, kebakaran diduga karena korsleting listrik. Namun penyebab pastinya menunggu hasil pendalaman lebih lanjut.
Baca Juga: Kejari Pantau Pelaksanaan MBG di Kota Probolinggo, Fraksi Gerindra Dorong MBG Tak Disalahgunakan
"Objek yang terbakar adalah kantor Gerindra dengan luas area terdampak 85 meter persegi. Untuk nilai kerugian hingga saat ini dalam proses asesmen oleh Pusdalops," katanya.
Dalam laporan Pusdalops BPBD Kota Pasuruan disebutkan, lokasi kejadian berada di Jalan KH Hasyim Asy'ari RT 5/RW 8, Kelurahan Bakalan. Bangunan tersebut disebut sebagai kantor Gerindra.
Namun, Sekretaris DPC Gerindra Kota Pasuruan Mamad Aryo Setiawan menampik hal itu. Menurutnya, kantor Gerindra tidak berada di Jalan KH Hasyim Asy’ari.
Informasi di lapangan, bangunan yang terbakar adalah bangunan baru yang belum ditempati. Bangunan ini milik Ketua DPC Gerindra Kota Pasuruan Soemardjono.
"Sanes (bukan kantor Gerindra, Red). Kantor Gerindra di Jalan Sultan Agung, Warjo ke utara," ujar Mamad saat dikonfirmasi. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi