Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gunung Arjuno-Welirang Kembali Menggeliat, Pendaki Mulai Padati Jalur Pasca Berbulan-Bulan Vakum

Rizal Syatori • Selasa, 12 Mei 2026 | 11:11 WIB
MENANTANG: Pendaki Gunung Arjuno-Welirang yang memanfaatkan kesempatan untuk kembali mendaki, setelah sempat tertutup karena cuaca tak memungkinkan. (Istimewa)
MENANTANG: Pendaki Gunung Arjuno-Welirang yang memanfaatkan kesempatan untuk kembali mendaki, setelah sempat tertutup karena cuaca tak memungkinkan. (Istimewa)

PRIGEN, Radar Bromo - Kerinduan para pencinta alam untuk menjamah puncak Arjuno dan Welirang, akhirnya terobati.

Sejak resmi dibuka kembali oleh UPT Tahura R. Soerjo pada Kamis (7/5) lalu, jalur pendakian legendaris di Jawa Timur ini, mulai ramai diserbu para pendaki dari berbagai daerah.

Pembukaan ini mengakhiri masa penutupan sementara, yang berlangsung selama enam bulan terakhir.

Kini, pos-pos pendakian utama di Kabupaten Pasuruan, seperti jalur Tretes di Prigen dan Tambakwatu di Purwodadi, kembali berdenyut dengan aktivitas para petualang.

Yubi, 28, seorang pemandu pendakian asal Purwosari, menceritakan antusiasme yang mulai terasa di jalur pendakian.

Ia yang mengawali pendakian tepat di hari pembukaan jalur via Tambakwatu, mengaku bahwa suasana di atas gunung sudah kembali hidup.

"Cuaca saat itu cukup bersahabat dan cerah. Sangat mendukung untuk perjalanan menuju puncak. Meski begitu, para pendaki tetap wajib waspada dan membawa perlengkapan hujan, karena cuaca di gunung sering kali sulit ditebak," ujar Yubi yang baru saja turun dari puncak Arjuno pada Sabtu (9/5).

Kondisi jalur pun dilaporkan dalam keadaan prima. Hadi, 32, pendaki asal Pandaan, menyebutkan, selain cuaca yang kondusif, rambu-rambu penanda jalan, masih terlihat jelas dan sangat membantu navigasi pendaki.

Terutama bagi mereka yang menargetkan waktu tempuh normal, sekitar 10 jam perjalanan.

"Jalurnya sangat layak dan aman untuk didaki. Bagi rekan-rekan pendaki, ini waktu yang tepat untuk kembali berkegiatan. Tentunya dengan tetap menjaga kebersihan alam dan mematuhi SOP pendakian," pesannya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#arjuno #pendakian #pecinta alam #welirang