Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kejar Target Sekolah Rakyat Permanen Kota Pasuruan, Proyek Dikebut 24 Jam, Target 45 Persen di Awal Mei

Fahrizal Firmani • Minggu, 26 April 2026 | 00:05 WIB

 

PENINJAUAN: Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan Sekda Rudiyanto, saat mendampingi Kantor Staf Kepresidenan meninjau Sekolah Rakyat permanen Kota Pasuruan.
PENINJAUAN: Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan Sekda Rudiyanto, saat mendampingi Kantor Staf Kepresidenan meninjau Sekolah Rakyat permanen Kota Pasuruan.

 

PASURUAN, Radar Bromo – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kota Pasuruan kini memasuki fase krusial.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan fisik di lahan seluas 7,3 hektare ini, ditargetkan rampung pada Juni mendatang.

Guna memastikan target tersebut tercapai, skema pengerjaan nonstop 24 jam dengan penambahan ribuan tenaga kerja kini resmi diberlakukan.

Keseriusan pemerintah dalam mengawal proyek ini terlihat dari kunjungan lapangan yang dilakukan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) pada Jumat (24/4).

Didampingi Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan Sekda Rudiyanto, tim KSP meninjau langsung progres pembangunan di Kelurahan Wironini, Kecamatan Purworejo.

Baca Juga: Hampir Setahun Sekolah Rakyat Terintegrasi 07 Kota Probolinggo Berjalan: Siswa Didampingi 24 Jam, Cetak Siswa Mandiri

Kepala Dinsos Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat, menyatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai jadwal.

Saat ini, realisasi fisik telah mencapai 21,98 persen dengan seluruh fondasi bangunan yang sudah tuntas terpasang.

"Instruksi dari pusat sangat jelas, proyek ini harus rampung tepat waktu. Kami menargetkan awal Mei progres sudah melonjak hingga 45 persen," tegas Kokoh.

Untuk memenuhi target lompatan progres tersebut, PT Nindya Karya selaku kontraktor pelaksana, melakukan sejumlah langkah.

Jumlah pekerja yang semula 886 orang akan ditambah secara bertahap hingga menyentuh angka 1.000 personel pada bulan depan.

Jam kerja pun dibagi ke dalam tiga shift untuk memastikan aktivitas pembangunan tidak berhenti sedetik pun.

Progres riil di lapangan diprediksi akan naik signifikan dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan banyak item pengerjaan sarana prasarana.

Seperti furnitur untuk asrama dan kelas, sudah selesai diproduksi secara terpisah (off-site) dan tinggal menunggu tahap instalasi begitu struktur bangunan siap.

Kompleks SR permanen ini, dirancang menjadi pusat pendidikan terintegrasi dengan total 22 bangunan utama.

Fasilitas yang dibangun sangat lengkap, mencakup asrama putra dan putri untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, asrama guru, serta gedung serbaguna.

Tidak hanya itu, fasilitas pendukung seperti lapangan sepak bola, lapangan basket, kolam, hingga mushola juga tengah dikebut pengerjaannya.

Dengan kapasitas daya tampung mencapai 1.080 siswa, Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi tonggak baru pemerataan kualitas pendidikan di Kota Pasuruan.

"Kami optimis Juni mendatang seluruh fasilitas pendidikan ini sudah berdiri megah dan siap dioperasikan," paparnya. (riz/one)

Editor : Muhammad Fahmi
#proyek #Sekolah Rakyat #pasuruan #Dikebut