PASURUAN, Radar Bromo - Kereta api masih memiliki daya tarik masyarakat untuk bepergian. Terlebih saat menghadapi Lebaran.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember, mencatat tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api, untuk perjalanan Angkutan Lebaran 2026.
Berdasarkan data per Kamis (26/2), sebanyak 100.842 tempat duduk (TD) telah terjual untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Adapun total ketersediaan tiket yang masih dapat dipesan hingga Jumat (28/2) tercatat sebanyak 94.680 tempat duduk.
Angka tersebut menunjukkan bahwa peluang masyarakat untuk memperoleh tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran masih terbuka, meskipun penjualan terus bergerak dinamis setiap harinya.
Karenanya masyarakat diimbau untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal.
“Agar dapat memilih jadwal sesuai kebutuhan,” kata Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro.
Ia menjelaskan pada masa Angkutan Lebaran tahun ini, selain mengoperasikan kereta api reguler, Daop 9 Jember juga akan menjalankan kereta api tambahan guna mengakomodasi kebutuhan pelanggan.
KA tambahan tersebut adalah KA Mutiara Timur Fakultatif relasi Ketapang–Surabaya Gubeng pulang-pergi (PP) yang akan mulai beroperasi pada 10 Maret 2026 hingga 1 April 2026.
Dengan adanya penambahan perjalanan tersebut, diharapkan kapasitas angkut penumpang dapat semakin optimal.
Serta memberikan lebih banyak pilihan jadwal, bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama periode Lebaran.
Ia menegaskan, KAI Daop 9 Jember memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia guna memberikan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
KAI juga terus memantau perkembangan penjualan tiket dan melakukan evaluasi operasional secara berkala, untuk memastikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin