GEMPOL, Radar Bromo - Pekerjaan fisik rehabilitasi Jembatan Ngipik, tengah diburu waktu.
Sisa sebulan pengerjaan, pembangunan jembatan di Dusun Ngipik, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, masih jauh dari penyelesaian.
Hingga saat ini, baru terealisasi 60 persen. Padahal, jembatan tersebut sudah harus tuntas, awal Desember 2024.
Berdasarkan pantauan, sejumlah pekerja tampak sibuk untuk menyelesaikan pengerjaan jembatan. Mereka menggarap pembangunan groundshil dan Tembok Penahan Tanah (TPT) di sisi selatan.
Groundshil-nya dibangun melintang di bawah jembatan. Panjanganya, mencapai 16 meter dengan lebar 15 meter dan tinggi 2,25 meter.
“Pekerjaan groundshil di sisi utara sudah selesai. Tinggal sisi selatan. Kemudian, satu titik TPT-nya sedang dikerjakan,” bebernya.
Sementara itu, Erna Sukesi selaku Sub Koordinator Perencanaan Bidang Pemeliharaan dari Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan menyampaikan, rehabilitasi Jembatan Ngipik progresnya sudah mencapai 60 persen.
Tersisa 40 persen yang ditargetkan tuntas awal Desember 2024.
Menurutnya, groundshil yang sedang dibangun di jembatan senilai Rp 392 juta oleh CV Mahardhika selaku pelaksana tersebut, difungsikan untuk mengurangi kecepatan arus.
“Selain itu, juga berfungsi untuk mencegah penurunan bagian bawah sungai secara berlebihan,” jelasnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin