Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gudang Mebel Antik di Kraton Pasuruan Ludes Terbakar, Barang Siap Ekspor Hangus

Mokhamad Zubaidillah • Kamis, 17 Oktober 2024 | 15:31 WIB
PEMBASAHAN: Petugas saat melakukan pembasahan di kawasan gudang mebel antik yang terbakar di Kraton, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
PEMBASAHAN: Petugas saat melakukan pembasahan di kawasan gudang mebel antik yang terbakar di Kraton, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

KRATON, Radar Bromo-Sebuah gudang penyimpanan mebel antik di Dusun Bulu Kidul, Desa Tambakrejo, Kraton, Kabupaten Pasuruan, terbakar hebat. Puluhan mebel bernilai sekitar Rp 300 juta itu habis terbakar.

Kebakaran gudang itu diketahui sekitar pukul 12.30, Rabu (16/10). Tak diketahui pasti apa penyebab terbakarnya gudang di lahan tertutup seluas sekitar 700 meter persegi itu.

Namun, dua jam sebelum gudang itu terbakar, beberapa warga sempat gotong royong memadamkan api yang membakar ilalang di sebuah lahan kosong. Lokasinya tepat di sebelah gudang mebel milik Hj. Titik, 58, warga RT 06/ RW III, dusun setempat.

“Sekitar jam sebelas, lahan kosong di dekat gudang terbakar. Lalu kami cepat memadamkan api dan kami pastikan sudah padam. Setelah dua jam, ada laporan gudang ini terbakar. Saya langsung telepon BPBD sini,” terang Jokotowo, ketua RT 06/RW III.

Beberapa menit kemudian, petugas pemadam kebakaran (Damkar) dari Kota dan Kabupaten Pasuruan tiba di lokasi.

BPBD Kota Pasuruan menurunkan dua unit mobil PMK dan dua unit tangki suplai dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter.

Sedangkan Damkar Kabupaten Pasuruan menerjunkan dua unit mobil dan satu unit mobil tangki suplai.

Tak butuh waktu lama, api berhasil dipadamkan. Sayang, gudang beserta seluruh isinya tak bisa diselamatkan.

Cuaca panas disertai embusan angin yang cukup kencang mempercepat kobaran api menjalar.

Ditambah lagi, gudang itu berbentuk bangunan semipemanen dengan atap seng. Lalu, hanya bagian belakang bangunan yang memakai dinding bata.

Titik, pemilik gudang mebel antik itu terlihat syok menyaksikan gudang beserta isinya habis terbakar. Ashadi, 55, adik kandung Titik mengatakan, kakaknya menderita kerugian sekitar Rp 300 juta akibat kebakaran itu. Itu belum kerugian bangunan.

Maklum, gudang itu berisi mebel kuno yang terbuat dari kayu jati. Ada lemari, meja, kursi, gebyok pintu dan dinding, serta mebel kuno lainnya.

Barang-barang itu didapat dari berbagai daerah di Jawa Timur.  Selanjutnya, mebel-mebel itu dipermak lebih dulu sebelum diekspor ke sejumlah negara.

“Jadi semuanya barang kuno komiditas ekspor. Dulu memang banyak pesanan dari luar negeri. Namun, sejak Covid-19,  semuanya kami simpan di gudang ini. Namun, kini semuanya ludes terbakar,” ungkap Ashadi.

Kini, kebakaran itu dalam penyelidikan kepolisian. Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaedi menjelaskan, pihaknya sudah mendatangkan tim Inafis Polresta untuk menyelidiki penyebab kebakaran sekaligus kerugiannya. Tim juga telah memasang police line di area kebakaran.

“Sejumlah petugas kepolisian dari Polsek sudah di lokasi untuk pengamanan. Dan dari Polres juga telah menerjunkan tim Inafis untuk mengungkap penyebab terjadinya kebakaran,” jelas Aipda Junaidi. (ube/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#Hangus #pasuruan #mebel #kebakaran #kraton #terbakar #gudang #ekspor