PASURUAN, Radar Bromo - Siswa baru SD dan SMP negeri di Kota Pasuruan harus bersabar untuk bisa memakai seragam baru.
Sebab pengadaannya belum rampung. Paling cepat didistribusikan awal Agustus.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pasuruan, Lucky Danardono menyebut, pengadaan seragam sekolah belum rampung.
Sehingga, belum bisa diserahkan ke para siswa baru di lembaga SD maupun SMP. Paling cepat awal bulan depan.
Saat ini, pengadaan seragam sekolah masih menunggu pembuktian hasil laboratorium dari penyedia.
Tujuannya untuk menentukan kain yang sesuai dengan spesifikasi. Begitu hasil lab muncul, bisa langsung produksi.
Ia meminta maaf pada wali murid, atas keterlambataan pengadaan seragam sekolah. Karena itu, selama proses pengadaan berlangsung, mereka bisa mengenakan seragam dari asal sekolahnya.
"Sementara siswa baru SD bisa mengenakan seragam TK dan siswa baru SMP bisa mengenakan seragam SD," jelas Lucky.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Pasuruan, Sabilal Rasyad Tuanaya mengaku, sangat menyayangkan molornya pembagian seragam baru.
Dan ini, bukan yang pertama kali. Tahun lalu, Disdikbud juga terlambat dengan alasan yang sama.
Semestinya, keterlambatan ini tidak terulang lagi. Pemkot bisa melakukan tahap uji lab di awal tahun.
Sehingga, pengadaannya bisa dilakukan lebih cepat. Pendidikan ini adalah program prioritas pemeritah. Sehingga yang berkaitan sekolah harus didahulukan.
"Kemampuan siswa tidak sama. Bisa jadi yang mampu, membeli seragam sendiri. Kasihan bagi siswa yang tidak mampu," tutur politisi PKS ini. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin