PURWOREJO, Radar Bromo- Perjalanan pulang Moch Hisyam Farisyah, 39, berujung tragedi. Mobil Lexus Nopol L 1518 JM yang dikendarainya, terguling di tol Gempol-Pasuruan (Gempas) KM 795, Selasa (2/4).
Akibatnya, dua penumpangnya alami luka-luka. Kecelakaan tunggal itu juga merusak sarana tol.
Dua penumpang yang terluka, Jemmy Hartanto, 68 dan Louis Trisnadi Hartanto, 32.
Jemmy alami luka ringan di bagian dadanya. Sedangkan Louis alami luka parah. Sementara sopirnya, Moch Hisyam Farisyah, tidak apa-apa. Kedua korban yang terluka dievakuasi ke RSUD Bangil.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kecelakaan itu terjadi pada pukul 13.10.
Ketiga warga Surabaya ini sedang perjalanan pulang dari Jember. Mereka melintas ke jalur tol, melaju dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di tol Gempas KM 795, tepatnya di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, sang sopir dalam kondisi mengantuk.
Kondisi itu berakibat fatal. Sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya dan oleng ke kanan.
Setelah oleng, mobil Lexus itu menabrak guardrail pembatas tengah. Mobil lalu mendarat ke area hijau di tengah jalan tol dalam kondisi terguling.
“Posisi akhir kendaraan terguling masuk parit menghadap utara,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Prasetyo.
Sementara itu, kerusakan sarana tol masih dalam perhitungan. Kerusakan kendaraan, jika diperbaiki diperkirakan sekitar Rp 10 juta.
“Kecelakaan tunggal dan memang dianalisis sopir mengantuk,” kata Pras seraya mengungkap hasil olah TKP sementara.
Manajer Operasi Gempas Jasa Marga Pasuruan Ronni Ermawan mengatakan, saat kejadian sang sopir sehat-sehat saja kondisinya. “Setelah kecelakaan sopir bingung cari tasnya,” katanya.
Sementara yang terluka dan sempat dirawat di RSUD Bangil hanya satu orang sebenarnya.
Itu pun korban langsung minta pulang ke Surabaya siang kemarin.
“Kami langsung bereskan kendaraannya. Saat itu juga langsung bersih,” ujarnya. (zen/fun)
Editor : Muhammad Fahmi