GRATI, Radar Bromo - Selama bulan suci Ramadan, masih banyak yang mengisinya dengan kegiatan negatif.
Salah satunya perang sarung yang berpotensi memicu konflik. Kepolisian pun menyiapkan penindakan terhadap pelakunya jika kedapatan melakukan aksi ini.
Sejauh ini perang sarung menjadi atensi kepolisian. Belakangan Korps Nhayangkara selalu memantaunya. Bilamana menemukan aksi tersebut akan bertindak tegas.
Kapolsek Grati AKP Yudhi Prasetiyo mengatakan, sebenarnya aksi perang sarung ini sudah terjadi pada awal ramadan. Pihaknya selalu melakukan pencegahan.
Sebab menurutnya perang sarung ini memicu terjadinya konflik antar kelompok remaja. Karena antarkelompok sudah merencanakan aksinya.
Aksi ini berpotensi menimbulkan perkelahian, tawuran hingga pengeroyokan. Sehingga banyak masyarakat yang meminta agar polisi mengantisipasi.
“Warga selalu melaporkan. Jika ada informasi akan ada perang sarung, kami akan patroli,” ujarnya.
Sejauh ini pihaknya hanya membubarkannya saja saat terjadi. Belum sampai menindak para remaja pelaku perang sarung tersebut.
Untuk itu, pihaknya mengimbau pada seluruh orangtua, pastikan pada pukul 22.00 anaknya sudah berada di rumah. Para orangtua juga diminta agar ikut mencegah aksi ini.
Pihaknya berjanj, akan selalu patroli. Bila masih tetap meresahkan, maka akan melancarkan penindakan tegas.
“Sebenarnya aksi ini tidak hanya terjadi di Grati. Aksi ini sudah meluas di Pasuruan,” katanya. (zen/fun)
Editor : Jawanto Arifin