PASURUAN, Radar Bromo-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan punya nakhoda baru. Zia Ulhaq, salah satu wartawan televisi swasta terpilih sebagai ketua periode 2023-2026 melalui Konferensi PWI Pasuruan di Gedung Serba Guna Pasuruan, kemarin (5/8).
Sejumlah pengurus PWI Provinsi Jatim turut hadir. Diantaranya Lutfil Hakim selaku ketua dan Mahmud Suhermono selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi.
Konferensi sendiri dibuka oleh Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo. Ia berharap konferensi tersebut menghasilkan perubahan lebih baik terhadap organisasi yang menaungi wartawan di wilayah Pasuruan Raya.
Apalagi, wartawan punya tanggung jawab dan peranan besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. ”Bukan sebaliknya, membodohi masyarakat dengan memberikan informasi yang tidak benar, tidak cover both side. Sehingga masyarakat justru tidak tercerahkan,” katanya.
Dia juga berharap wartawan yang tergabung dalam PWI Pasuruan bisa ikut menjaga situasi ketika memasuki tahun politik seperti sekarang. Sehingga, kehidupan masyarakat tetap harmonis.
”Terutama dalam menyikapi dengan fenomena citizen journalism. Saya rasa wartawan yang tergabung di PWI punya jam terbang tinggi untuk menjaga kedaulatan dan persatuan di tengah masyarakat,” pesan Mas Adi –sapaan akrab wawali-.
Konferensi dihadiri 39 peserta. Mulai dari anggota biasa, anggota muda dan calon anggota PWI Pasuruan. Kepengurusan yang dinahkodai Joko Harianto dinyatakan demisioner setelah semua peserta konferensi menerima LPj Pengurus PWI Pasuruan 2020-2023.
Hanya saja, dalam pemilihan ketua, hanya anggota biasa yang punya hak untuk memilih dan dipilih. Konferensi itu sendiri menampilkan rivalitas dua calon ketua. Yakni Muhammad Hidayat, wartawan Wartabromo.com dan Zia Ulhaq, wartawan Arek TV. Dari 16 pemilik suara, Zia Ulhaq meraih 9 suara sah, sedangkan Muhammad Hidayat mendapat 7 suara sah.
Setelah terpilih, Zia Ulhaq mengaku akan segera menyusun kepengurusan bersama tim formatur. Ia menekankan kepengurusannya mendatang akan banyak berbenah.
”Rivalitas sudah berakhir hari ini. Kedepan, semuanya harus menjaga soliditas sesama profesi wartawan atas nama PWI,” kata pria yang akrab disapa Paul itu.
Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim memuji kinerja PWI Pasuruan yang tertib menggelar konferensi tepat waktu di masa kepengurusan 2020-2023 berakhir.
Ia berharap, kepengurusan yang baru nanti memiliki banyak program yang terukur dan inovatif. Disamping itu, PWI juga diharapkan tidak berhenti dalam melakukan peningkatan kapasitas anggotanya.
”Yang paling mendasar berkaitan dengan kompetensi, semua harus didorong untuk memiliki kapasitas melalui uji kompetensi,” ujarnya. (tom/mie)
Editor : Ronald Fernando