Rencananya penataan ulang mulai diberlakukan hari ini. Kepala Dinas Perhubungan Kota Pasuruan Andriyanto mengatakan, untuk pengendara yang melintas, roda dua maupun empat akan ditiadakan di kawasan Alun-alun. Mengingat lalulintas jadi terganggu.
Apakah penataan ini hanya selama Ramadan? Andriyanto menyebut, sampai sekarang masih menyesuaikan. Namun pihaknya sudah menyiapkan pos tempat parkir pengunjung wisata religi. Yaitu di Jalan Bangilan, Wiroguno.
Selama masih belum kondusif, area alun-alun akan bebas parkir. Mengingat saat ini kondisi alun-alun ramai pengunjung. “Nanti dilihat dulu, mulai pengkondisian. Kapan akan berakhir masih menyesuaikan dengan kondisi,” ujarnya.
Begitu juga dengan PKL. Keberadaan PKL merupakan salah satu faktor penyebab padatnya lalu lintas diarea alun-alun. Di sisi Alun-alun juga akan bebas dari PKL.
Kepala Satpol PP Kota Pasuruan menjelaskan, mulai hari ini (27/3), ada perubahan penataan PKL. Sisi atau alun-alun, direncanakan tak digunakan untuk berdagang. “Tidak boleh mepet alun-alun, dipindah di seberang jalan alun-alun,” ujarnya.
Fadholi menjelaskan, PKL yang posisinya di utara akan dipindah di seberang jalan utara. Timur akan berlokasi di seberang jalan sebelah timur. Begitu juga bagian selatan. “Alun-alun biar nampak bersih dan indah. Kami hanya menertibkan,” ujarnya. (zen/fun) Editor : Jawanto Arifin