Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lewat Festival dan Pameran, Gus Ipul Dukung Mebeler Bukir Bangkit

Ronald Fernando • Sabtu, 4 Maret 2023 | 13:23 WIB
DUKUNG MEBELER PASURUAN: Gus Ipul saat meninjau produk mebeler di festival. (Foto: M. Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)
DUKUNG MEBELER PASURUAN: Gus Ipul saat meninjau produk mebeler di festival. (Foto: M. Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Puluhan perajin produk olahan kayu menggelar Festival Mebel di Pasar Mebel Bukir. Beragam kerajinan mebel ditampilkan para perajin. Festival kali ini bakal mendongkrak minat pasar akan mebel legendaris Kota Pasuruan.

Festival kali ini diikuti puluhan pengusaha mebel dari Bukir. Ada pameran di dalam tenda-tenda yang disediakan di halaman pasar mebel. Festival juga diikuti para perajin di lapak-lapak dalam Pasar Mebel Bukir yang baru direvitalisasi.

Beragam karya mebel dipamerkan. Mulai yang unik, bernuansa vintage, minimalis, hingga industrial. Semuanya dibanderol dengan harga yang tak biasa. Festival tersebut memang sengaja menyediakan berbagai furniture yang terjangkau.

Photo
Photo
DUKUNG MEBELER PASURUAN: Gus Ipul saat meninjau produk mebeler di festival. (Foto: M. Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

”Harga yang murah, tapi berkualitas. Perajin juga tetap dapat untung,” kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf setelah membuka festival kemarin (3/3).

Dia meminta para perajin lebih kompak dalam berinovasi. Festival mebel yang digelar selama tiga hari ke depan itu menjadi ajang bagi para perajin untuk mengembalikan kejayaan industri mebel seperti dulu.

”Waktunya berhenti mengeluh. Yang penting semangat untuk bangkit karena kualitas mebel Pasuruan ini yang terbaik,” katanya.

Photo
Photo
DUKUNG MEBELER PASURUAN: Gus Ipul saat meninjau produk mebeler di festival. (Foto: M. Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Gus Ipul menambahkan, produk mebel Kota Pasuruan pernah berjaya. Bahkan, dulu, para perajin kawasan mebel Jepara pun belajar ke Kota Pasuruan. ”Tapi, kita tidak perlu kecil hati. Kita pernah jaya dan sekarang saatnya kita bangkit. Kita kejar ketertinggalan,” tambahnya.

Gus Ipul yakin industri mebel Bukir bisa kembali menguasai pasar. Asalkan, perajinnya konsisten. Pertama, meningkatkan kualitas dan mengikuti kemauan pasar. Selain itu, mebel Bukir harus mudah diakses dan dicari. Promosi di media sosial harus ditingkatkan. Dan, soal harga, harus bisa bersaing juga.

”Ini kunci yang harus dilakukan para perajin supaya produk mebel kita bisa kembali menguasai pasar,” ujarnya. (tom/far) Editor : Ronald Fernando
#mebeler bukir #mebeler pasuruan