Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Harga Sayuran di Pasuruan Turun, Hanya Wortel Naik

Ronald Fernando • Rabu, 28 September 2022 | 16:00 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI
PASURUAN, Radar Bromo - Petani sayur tengah babak belur. Tidak hanya di tingkat petani, harga sayur-mayur juga anjlok di pasar. Harga turun antara Rp 100 hingga Rp 600 per kilogram. Sangat terasa bagi petani.

Laman Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) menyebutkan, harga kelompok sayuran memang turun. Baik kentang, kubis, tomat, dan sebagainya. Yang naik hanya wortel.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Diano Vella Very mengatakan, penurunan harga komoditas sayuran itu terjadi karena melimpahnya pasokan barang. Sebab, saat ini ada panen raya yang berbarengan.

"Terpantau stok melimpah karena panen bersamaan. Ketersediaan melimpah dan permintaan pasar stagnan," jelasnya.

Diano mengatakan, tidak tinggal diam dengan adanya penurunan harga tersebut. Disperindag mencoba bisa menstabilkan harga. Caranya adalah bekerja sama dengan daerah lain. Terutama, daerah yang bukan penghasil sayuran. Sehingga sayuran bisa dikirim ke daerah lain. ”Kami mencoba mengefektifkan kerja sama antardaerah meski harga sayur ini turun merata di beberapa kota," tandasnya. (sid/far)

 

Harga Beberapa Komoditas Sayuran di Kabupaten Pasuruan pada 27 September 2022

Komoditas         Harga Awal                  Harga Sekarang

Kubis                 Rp 5.333                          Rp 4.664

Kentang              Rp 13.667                         Rp 13.500

Tomat                Rp 4.167                         Rp 3.833

Buncis               Rp 12.333                        Rp 12.000.

Wortel                Rp 10.667                       Rp 11.000

 

Catatan: harga per kilogram

Sumber: Siskaperbapo Disperindag Kabupaten Pasuruan Editor : Ronald Fernando
#harga komoditas #petani pasuruan