Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pasar Karangketug Terbakar, Api Diduga Muncul dari Warung Kopi

Fandi Armanto • Jumat, 6 November 2020 | 06:06 WIB
MEMBARA: Petugas damkar memadamkan api yang membakar kios di pasar Karangketug, Rabu (4/11) malam. Sedikitnya 82 kios di blok hoak hangus. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
MEMBARA: Petugas damkar memadamkan api yang membakar kios di pasar Karangketug, Rabu (4/11) malam. Sedikitnya 82 kios di blok hoak hangus. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
GADINGREJO, Radar Bromo - Kebakaran pasar di Kota Pasuruan kembali terjadi. Setelah pasar mebeler Bukir beberapa tahun lalu, giliran Pasar Karangketug di Kecamatan Gadingrejo, dilalap api. Puluhan kios ludes akibat di jago merah.

Insiden yang terjadi Rabu (4/11) malam itu meludeskan total 82 kios yang terletak di sisi timur pasar. Kobaran api melahap atap kios yang terbuat dari rangkaian seng. Termasuk pilar yang berbahan kayu dan besi.

Saat itu, seorang penjaga parkir pasar bernama Nur mengaku melihat kobaran api dari sisi timur pasar. Namun, saat itu api sudah membesar. “Yang terbakar ini pasar loak dan ada beberapa bengkel servis,” katanya.

Arifin, pedagang pakan burung yang jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi kebakaran mengaku, melihat kobaran api dari salah satu blok loak sekitar pukul 19.15. Berkisar lima menit kemudian, api semakin besar ke sisi timur. Bahkan, dengan cepat api merambat hingga ke atap kios.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan di BPBD Kota Pasuruan, Catur Aldoko menerangkan, pihaknya mengerahkan dua unit mobil damkar dan satu unit mobil water supply. Selain itu, ada juga tambahan regu damkar dari PMK Kabupaten Pasuruan. Setibanya di lokasi, petugas langsung berjibaku dengan api.

Sementara puing-puing atap mulai koyak dilalap api. Sebagian runtuh. Petugas pun berupaya melokalisir area agar kobaran tak meluas. Proses pemadaman itu cukup memakan waktu. “Sekitar pukul 21.30, titik api di lokasi mulai padam,” katanya.

Meski begitu, pihaknya tetap melakukan pembasahan. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak adanya sisa bara yang berpotensi membuat api kembali berkobar. Hingga sekitar pukul 23.00, api berhasil dipadamkan total. Akibat kebakaran itu, puluhan kios ludes. Termasuk isi kios yang berisi banyak dagangan.

“Totalnya ada 82 tempat yang terbakar dalam peristiwa ini. Area yang terbakar terdiri dari 10 los dan 72 bedak,” kata Plt Kepala UPT Pasar Disperindag Kota Pasuruan, Ridho Wijaya.

Kanit Reskrim Polsek Gadingrejo Iptu Agung Sujatmiko mengatakan, masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran itu. Hanya saja, ada dugaan api berasal dari sebuah warung kopi yang sudah tutup.

“Tetapi kepastiannya kami masih melakukan pendalaman-pendalaman,” jelasnya.

Sedangkan luas area yang terbakar sekitar 20 x 40 meter. Sejauh ini, polisi juga masih menghitung kerugian material akibat insiden tersebut. “Kerugian material masih dalam penghitungan,” tandasnya. (tom/fun) Editor : Fandi Armanto
#pasar karangketug terbakar #blok loak karangketug terbakar #polsek gadingrejo #kebakaran kota pasuruan