Malam itu, sejumlah warung kopi masih saja melayani pembeli dalam jumlah banyak. Tidak ada upaya antisipasi terkait penyebaran virus. Bahkan, pembeli yang kebanyakan pemuda masih bergerombol.
Mereka juga tetap asyik menikmati malam tanpa membatasi jarak diri. Karenanya, Satpol PP Kota Pasuruan kemudian mendatangi warung yang ada di Jalan Hayam Wuruk itu. Sontak saja, petugas langsung membubarkan puluhan pemuda tersebut.
“Kami minta tidak ada lagi kerumunan. Semua masyarakat harus sadar dan sama-sama mengantisipasi penyebaran virus korona ini,” kata Plt Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah.
Di samping itu, pihaknya juga melakukan pendekatan persuasif kepada para pemilik warung kopi. Tujuannya, agar mereka juga ikut menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari virus korona. “Kami tegaskan lagi agar mereka juga ikut mengimbau pada pengunjung. Menerapkan physical distancing, tidak ada kerumunan,” ujarnya. (tom/rud) Editor : Jawanto Arifin