-----------------
Sesuai dengan Permeneg PP dan PA No. 11 tahun 2011 tentang Pengembangan Kota Layak Anak, makna Kota Layak Anak adalah kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Oleh karena itu, harus ada integrasi dilakukan dengan terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan program dan kegiatan pemerintah yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan pada anak.
Hal tersebut berusaha diwujudkan oleh Pemerintah Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Optimalisasi peran forum anak untuk mendukung Kota Pasuruan sebagai Kota Layak Anak dilakukan oleh Pemerintah Kelurahan Krampyangan lewat dukungan terhadap program-program berbasis anak.
Lurah Krampyangan Makhmud, S.E. mengungkapkan, forum anak sebagai wadah partisipasi anak juga memiliki andil yang besar dalam pembangunan generasi emas bangsa melalui kegiatan-kegiatan positif. “Dukungan untuk program forum anak pasti kami berikan semaksimal mungkin. Salah satunya untuk mengembangkan bakat dan minat yang menjadi potensi tiap diri mereka, begitu juga dengan peran aktif mereka dalam mengawal proses perumusan pembangunan yang masih minim dengan melibatkan anak,” ujarnya.
Beberapa kegiatan forum anak Kelurahan Krampyangan seperti bakti sosial, pelatihan kepemimpinan, penggalangan dana untuk donasi bencana alam. Makhmud menjelaskan, dengan dilibatkannya forum anak kelurahan menjadikan program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kelurahan Krampyangan menjangkau seluruh sektor, termasuk anak-anak.
“Forum anak Kelurahan Krampyangan rutin mengadakan pertemuan tiap bulannya. Forum anak pun menyabet juara I tingkat kecamatan pada tahun 2018 dan meraih juara III di tingkat kota,” terang Makhmud
Wujudkan Perilaku Hidup Sehat untuk Warga, Gunakan Dana Kelurahan untuk Sarana Olahraga
Pemerintah Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, mendukung gerakan perilaku hidup sehat untuk warganya. Di tahun 2019 ini lewat dana kelurahan, Pemerintah Kelurahan Krampyangan menyediakan sarana olahraga tenis meja untuk digunakan warganya. Sarana tersebut diharapkan menjadi semangat warga untuk mewujudkan pola hidup sehat.
Dua RW yakni RW 1 dan RW 2 setempat mendapatkan satu set perlengkapan olahraga tersebut. Untuk pengadaan perlengkapan tersebut, Pemerintah Kelurahan Krampyangan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10.900.000/set. Makmud mengatakan, pengadaan prasarana olahraga tersebut merupakan hasil rembuk warga setempat dengan harapan menjadi penyemangat warga untuk aktif berolahraga.
“Tujuannya, agar warga terfasilitasi dengan perlengkapan olahraga ini. Kemudian, di sisi lain menumbuhkan semangat gotong royong,” terang Makhmud.
Ke depannya Pemerintah Kelurahan Krampyangan akan terus berupaya untuk memfasilitasi sarana lainnya yang dibutuhkan oleh warganya dengan memanfaatkan dana kelurahan atau lewat penyampaian dalam musrenbang. “Kami mengupayakan kebutuhan yang lainnya bisa kami bantu fasilitasi juga,” terang Makhmud.
Menurut Makhmud, pemanfaatan dana kelurahan difokuskan untuk pemerataan kesejateraan masyarakat. Oleh karena itu, ke depannya pihaknya akan tetap fokus untuk menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan warganya. "Fokusnya dana kelurahan untuk meningkatkan percepatan pemerataan pembangunan di kelurahan, khususnya untuk bisa mampu menunjang kesejahteraan masyarakat. Kami akan mengupayakan hal tersebut tentu dengan melibatkan warga dalam penyusunan penggunaan anggarannya,” terang Makhmud. (lel/*) Editor : Jawanto Arifin