Korban diketahui bernama Abdul Hadi, 29. Warga Dusun Sumbertelur desa setempat tersebut, tewas dengan luka bacokan di sekujur tubuh.
Informasi yang diperoleh media ini, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.00. Malam itu korban diketahui hendak keluar rumah dengan jalan kaki. Korban berjalan sendirian ke arah timur.
Sekitar 200 meter dari rumahnya, tiba-tiba korban dibacok. Selanjutnya, terdengar suara ledakan sebanyak 4 kali.
Samsilah, 35, warga sekitar mengaku sekitar pukul 20.00 mendengar suara ledakan hingga 4 kali. Kuat diduga, ledakan itu berasal dari bondet.
"Saya dengar ada ledakan bondet 4 kali, tapi gak berani keluar karena takut," beber Samsilah.
Mendengar suara ledakan, warga jadi gempar. Tak lama berselang, kerabat korban mendatangi jalan dusun yang kondisinya menurun. Nah, saat itulah kerabat sudah melihat, Abdul Hadi sudah bersimbah darah.
Kondisi Abdul Hadi saat ditemukan sudah terkapar, dengan luka di kepala, leher, pundak dan kedua kaki terluka parah. Saat itu korban sudah meninggal dunia.
Warga pun akhirnya mendatangi lokasi kejadian. Begitu juga dengan petugas kepolisian.
TKP penemuan korban malam itu sangat sepi. Sebab, lokasinya memang jauh dari permukiman warga.
Oleh kerabat, korban langsung dibawa ke rumah duka. Bahkan enggan saat diminta polisi untuk divisum.
"Sejauh ini kami masih menyelidiki dan memburu pelakunya. Kematian korban akibat luka bacokan," beber Kapolsek Winongan, AKP Handoyo. (eka/fun) Editor : Fandi Armanto